KARAWANG – Kemajuan dunia usaha tidak dapat dibangun hanya berdasarkan asumsi. Melainkan harus berdasarkan data yang valid, akurat, dan nyata di lapangan.
Demikian disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Karawang, Rafiudin Firdaus, usai mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Sensus Ekonomi 2026, yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, bertempat di Graha Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang, Selasa (19/5/2026).
Oleh karenanya, kata Rafi, Kadin Karawang mengajak dan menghimbau kepada seluruh pelaku usaha, UMKM, serta pelaku industri untuk ikut mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
“Partisipasi aktif dari pelaku usaha dan dunia industri sangat penting, karena akan melahirkan kebijakan, program, serta stimulus ekonomi yang tepat sasaran bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” tutur Rafiudin.
Disampaikannya, Kadin Karawang menilai Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk menghadirkan gambaran riil kondisi dunia usaha Indonesia, mulai dari sektor industri, perdagangan, jasa, hingga UMKM.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, Forum Kawasan Industri, dan Forum HRD, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan optimal dan menghasilkan data yang kredibel sebagai fondasi perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.
Diketahui, kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Sensus Ekonomi 2026 ini juga diikuti oleh Forum Kawasan Industri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Disperindag, Forum HRD, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.***










