Rabu, September 16, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Heran Garut Paling Banyak Dana Hibah Pesantren, Rp 78 Miliar untuk 140 Pesantren

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkejut alokasi dana hibah untuk pesantren di Kabupaten Garut paling banyak se Jawa Barat

Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memperkirakan adanya orang yang memandu usulan hibah pesantren tersebut. Meskipun usulannya prosedural dan masuk SIPD (Sistem Informasi Pemerintah Daerah).

“Kan ga mungkin kiyai kiyai ngerti SIPD, bagaimana entry link kan ga ngerti. Kasihan kiyai yang ga ngerti SIPD, sampai kiamat ga akan dapet SIPD. Karena tidak punya akses politik,”cetus KDM.

Di Kabupaten Garut yang tercatat akan mendapat hibah tahun 2025 sebanyak 140 pesantren dengan total hibah Rp78 miliar. Jauh dibanding Kabupaten Cirebon yang merupakan basis ulama dan hanya 1 pesantren yang mendapat dana hibah.

Dedi Mulyadi menekankan Pemerintah Provinsi Jabar sumber anggarannya bukan hanya dari Garut tapi dari seluruh Jawa Barat, distribusi ke bawah nya harus ada rasa keadilan, prioritas pembangunan.

Berita Lainnya  Askun : "BTN Tak Perlu Kebakaran Jenggot, karena yang Diburu Kejaksaan Adalah Oknum yang Rugikan Negara"

Kalau bicara kabupaten Garut yang dikeluhkan warga Garut ya jalan (rusak), yang diributin (soal) jalan loh, ketika masuk Garut itu jalanya hancur,”ungkap KDM.

Dedi menginginkan kedepan alokasi hibah pesantren tidak bersifat politis, karena pesantren di bawah Kemenag (kementerian agama), madrasah juga berada di bawah Kemenag walaupun kewajibanya ada di kabupaten/kota dan Kemenag.

“Hari ini saya lagi membangun  Tsanawiyah di Garut yang roboh. Kan yang lucu tuh, ke Garut dana nya puluhan milyar tapi ada Tsanawiyah yang roboh akhirnya gubernur yang bantu langsung dan tahap pertama sudah selesai,”bebernya.

KDM ingin bagaimana bantuan pada pesantren kecil di pelosok yang kiyai nya tidak punya akses politik.

“Pesantren yang gede dan asrama nya juga hebat banget kemudian bayar sekolahnya juga mahal banget, ga usah dibantu dong. Tapi ada pesantren kecil yang kiyai nya juga tidak terkenal ada nya di kampung mengelola anak-anak di sana, kota bantu prioritas. Itu kan tidak perlu persetujuan DPRD, kewenangan gubernur langsung,”tuturnya.

Berita Lainnya  Bukan Peserta Demo, Pedagang Cermin Tewas Dianiaya Sejumlah Orang Tak Dikenal

21 Dana Hibah Pondok Pesantren Tahun 2025 Dicoret Pemprov Jabar

Berikut data wilayah yang dana hibah pesantrennya distop di tahun 2025 oleh Pemprov Jabar.

1. Kabupaten Bandung 10 pesantren dengan anggaran total Rp3,3 miliar

2. Kabupaten Bekasi 7 pesantren dengan bantuan hibah senilai Rp2,4 miliar.

3. Kabupaten Bogor 16 pesantren senilai Rp6 miliar.

4. Kabupaten Ciamis 35 pesantren senilai Rp8 miliar

5. Kabupaten Cianjur 22 pesantren 9,6 miliar

Kabupaten Cirebon 1 pesantren 557 juta,

7. Kabupaten Garut 140 pesantren mendapatkan hibah sebesar Rp78 miliar

8. Kabupaten Karawang 1 pesantren Rp300 juta

9. Kabupaten Majalengka ada 13 pesantren mendapat hibah senilai Rp1,3 miliar

Berita Lainnya  Kejari Karawang Pamerkan Tumpukan Duit Sitaan Korupsi Penyaluran KPR PT. BAS

10. Kabupaten Pangandaran ada 3 pesantren mendapat hibah senilai Rp,1,7 miliar

11. Kabupaten Purwakarta  ada 2 pesantren mendapat hibah senilai Rp500 juta

12. Kabupaten Subang 8 pesantren mendapat hibah Rp 2,3 miliar

13. Kabupaten Sukabumi 21 pesantren mendapat hibah senilai Rp 9,2 miliar

14. Kabupaten Sumedang 1 pesantren Rp 100 juta

15. Kabupaten Tasikmalaya ada 12 pesantren senilai Rp 5 miliar

16. Kota Bandung 1 pesantren mendapat Rp150 juta

17. Kota Banjar ada 1 pesantren mendapat hibah Rp 100 juta

18. Kota Cimahi ada 1 pesantren mendapat Rp 100 juta

19. Kota Depok ada 1 pesantren sebesar Rp250 juta

20. Kota Sukabumi 10 pesantren mendapat hibah Rp4,4 miliar

21. Kota Tasikmalaya 5 pesantren Rp1,8 miliar

Sumber : inilah.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan