Jumat, September 25, 2026
Google search engine

BNN Jabar Ringkus Duo Pengedar Sabu di Karawang

BANDUNG – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat (BNNP Jabar) meringkus duo pengedar sabu di Karawang. Penangkapan bermula dari informasi warga perihal dugaan aktivitas peredaran sabu di Kampung Bendasari, Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur.

“Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Karawang Timur,” ujar Kepala BNNP Jabar, Brigjen Arief Rhamdani, dalam keterangan tertulis pada Sabtu (3/1/2026).

Informasi tersebut diterima Seksi Pemberantasan BNNK Karawang pada Minggu (28/12/2025). Lalu ditindaklanjuti oleh tim gabungan BNNP Jabar dan BNNK Karawang hingga duo pengedar berinisial RH dan EP diciduk pada Selasa (30/12) sekitar pukul 23.00 WIB.

Berita Lainnya  Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :"Saya Dalami Dulu ya!"

“Setelah menerima informasi tersebut, Kepala BNNK Karawang berkoordinasi dengan Kabid Pemberantasan BNNP Jawa Barat untuk penangkapannya. Lalu dibentuklah tim gabungan untuk melakukan penyelidikan serta pemantauan di lokasi,” jelas Arief.

Arief menerangkan tim gabungan selanjutnya melakukan profiling. Setelah dilakukan profiling terhadap target yang diduga sebagai kurir, lanjut dia, tim gabungan bergerak dan berhasil menyergap RH dan EP di sebuah kosan, Kampung Bendasari.

“Keduanya diamankan saat berada di dalam kamar kos. Dari hasil interogasi awal, Tersangka Riyan mengakui menyimpan narkotika jenis sabu di rumahnya,” ungkap petugas.

Berita Lainnya  KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Sabu di Dalam dan Bawah Lemari Pakaian
Petugas BNN Jabar menggeledah rumah tersanga RH di Dusun Kaum Jaya, Desa Puserjaya, Telukjambe Timur, Karawang. Di lokasi, petugas menemukan sabu di dalam lemari pakaian dengan berat bruto 87,65 gram.

“Dikemas dalam berbagai bentuk dan disembunyikan di beberapa wadah,” ungkap Arief.

Sementara itu, tersangka EP mengakui menyimpan sabu di bawah lemari pakaian tersangka RH. “Dari Tersangka EP, petugas mengamankan sabu dengan berat bruto 9,32 gram yang dikemas dalam plastik bekas permen dan dibungkus lakban,” kata imbuh Arief.

Berita Lainnya  Nusron Wahid Dikejar dan Dicecar Pertanyaan oleh Wartawan : "Ini Saya Mau Pulang"

Selain sabu, petugas juga mengamankan satu unit timbangan digital dan dua ponsel. BNN Jabar melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lain.***

Baca artikel detiknews, “BNN Jabar Ringkus Duo Pengedar di Karawang, Sita 96,97 Gram Sabu” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8290538/bnn-jabar-ringkus-duo-pengedar-di-karawang-sita-96-97-gram-sabu.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan