Kamis, Juni 11, 2026
spot_img

Dukung Akses Stasiun Kereta Cepat KCIC, Komisi V DPR RI Dorong Pembangunan Infrastruktur Jalan

KARAWANG – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., menggelar rapat strategis dengan Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, jajaran anggota Komisi V DPR RI, serta perwakilan dari Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, KAI, dan KCIC, di stasiun kereta cepat Karawang, Kamis 27 November 2025.

Pertemuan yang berlangsung pada pagi hari tersebut membahas percepatan pengembangan infrastruktur transportasi di Kabupaten Karawang, khususnya akses menuju Stasiun Kereta Cepat KCIC dan konektivitas antar kawasan industri Karawang–Bekasi–Cikampek.

Berita Lainnya  Komdigi akan Wajibkan Akun Medsos Cantumkan Nomor Ponsel

Dalam pertemuan itu, Bupati Aep menekankan pentingnya integrasi infrastruktur transportasi untuk mendukung aktivitas industri dan mobilitas masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa keberadaan Stasiun KCIC di Karawang memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberadaan stasiun KCIC di Karawang bisa meningkatkan roda perekonomian. Karena itu, akses gerbang tol langsung menuju kawasan KCIC menjadi penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta cepat Whoosh,” ujar Bupati Aep.

Berita Lainnya  Bakal Surati Prabowo, Fraksi Golkar Minta MBG Tak Ambil Anggaran Pendidikan

Rencana pembangunan akses tol langsung menuju stasiun juga dinilai mampu membuka peluang investasi baru, sekaligus memperkuat posisi Karawang sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia.

Kolaborasi antarinstansi, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun operator transportasi, diharapkan dapat mempercepat realisasi konektivitas terintegrasi tersebut.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan anggota Komisi V DPR RI menyampaikan dukungan terhadap upaya Kabupaten Karawang dalam memperbaiki jaringan transportasi dan meningkatkan kesiapan infrastruktur pendukung kawasan industri.

Berita Lainnya  Persib Hattrick Juara, Dede Anwar Minta Bobotoh Dukung Polres Karawang Jaga Kamtibmas

Mereka menegaskan bahwa kebutuhan konektivitas Karawang sebagai simpul ekonomi nasional harus menjadi perhatian pemerintah pusat.(prokompim)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan