Kamis, Mei 21, 2026
spot_img

Terbongkar Siapa Sosok Manaf Zubaidi, Mantan Jaksa yang Berdebat dengan KDM

KARAWANG – Manaf Zubaidi, sosok pria paruh baya ini mendadak menjadi sorotan publik, setelah video perdebatannya dengan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) viral, karena menolak bangunannya yang berdiri di atas lahan PJT II dibongkar petugas.

Yang semakin membuat penasaran publik, beberapa warga menyebut jika Manaf Zubaidi merupakan mantan jaksa yang belakangan terakhir dibongkar kedoknya oleh KDM, karena ketahuan menyewakan lahan PJT II kepada pengusaha/warga seharga Rp 70 hingga 90 juta per tahun.

Berita Lainnya  Lapas Karawang Gandeng Pemkab dan GOKAR, Warga Binaan Disiapkan Kembali ke Dunia Kerja

Saat berdebat dengan KDM, Manaf Zubaidi terlihat memakai masker putih, batik merah muda dan topi bertuliskan ‘KKN UBP Karawang’.

Berdasarkan penelusuran Redaksi Opiniplus.com, selain mantan jaksa, Manaf Zubaidi juga dikabarkan merupakan salah satu pengurus Yayasan Buana Pangkal Perjuangan – salah satu kampus swasta ternama di Karawang.

Terpantau di akun instagram @ybpp_karawang , Manaf Zubaidi merupakan salah seorang pengurus Yayasam Buana Pangkal Perjuangan Karawang periode 2025-2030 yang dilantik pada 27 Agustus 2025 lalu.

Berita Lainnya  Pasca 2 Wisatawan Tewas Tertimbun Longsor, Kini Wisata Curug Cileat - Subang Ditutup Sementara

Sementara dilansir dari TribunNews, Manaf Zubaidi ini pernah diberitakan oleh situs berita Liputan 6 pada Desembmer 2001 dengan judul Akbar Siap Dijadikan Tersangka Kasus Bulog II.

Kemudian, judul berita pada Desember 2001 dengan judul Tim Kejagung Pemeriksa BJ Habibie Berangkat ke Jerman.

Dalam berita tersebut ditulis : Direncanakan, tim yang dipimpin Manaf Zubaidi itu akan memeriksa Habibie selama tiga hari, di Kantor Konsulat Jenderal Kedutaan Besar RI di Jerman.

Berita Lainnya  Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

Langkah tersebut terpaksa diambil setelah mantan Menteri Riset dan Teknologi era Orde Baru itu beberapa kali menolak panggilan Kejagung.

Adapun kasus tersebut menyangkut dugaan korupsi di Bulog yang merugikan negara Rp 40 miliar pada awal 2000.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

KARAWANG - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) mendukung langkah penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, khususnya dalam penanganan kasus dugaan ...

Ada Oknum Jual Nama KDM, Abang Ijo : “Bang Jo Khodam-nya Dedi Mulyadi”

PURWAKARTA - Terkait persoalan piutang pribadi yang sedang dipersoalkan Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, kabar teranyar menyebutkan ada oknum yang mengatasnamakan utusan Gubernur...

Kejari Karawang Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi Penyaluran KPR pada BTN ke PT. BAS

KARAWANG - Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karawang tengah melakukan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada...

Warga Cijambe – Subang Gempar Temuan Bayi Perempuan Dibuang di Semak-semak

SUBANG - Warga Dusun Cisalak RT 36 RW 05, Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, mendadak gempar setelah ditemukan seorang bayi perempuan di semak-semak...

‘Perang Dingin’ Dugaan Sengketa Piutang Rp 35 Miliar, Abang Ijo Tolak Kompensasi Proyek APBD

PURWAKARTA - 'Perang Dingin' antara Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin dengan Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein) seperti tidak ada ujung-pangkalnya. Teranyar, disharmonisasi antara...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan