Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Jika Benar Hanya Tudingan, Kenapa Bupati Subang Tak Laporkan dr. Maxi?

SUBANG – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi melalui kuasa hukum Pemkab Subang Dede Sunarya membantah tudingan menerima setoran uang dari salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang.

Kabar tersebut menyebar di sejumlah media online. Tudingan itu disampaikan oleh salah seorang mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi yang menyebutkan bahwa dia meyerahkan uang tunai sebesar Rp 100 juta yang diserahkan melalui Heri Sopandi yang saat itu menjabat plt Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Bahwa berita itu hoaks, Pak Bupati tidak pernah menerima apa pun dari dr Maxi,” kata Dede Sunarya dalam konferensi persnya yang disampaikan kepada media Senin,(10/11/2025), dilansir dari LampuSatu.com.

Berita Lainnya  KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

Dede Sunarya menduga yang bersangkutan sengaja menyebarkan kabar bohong tersebut, karena dipindah tugas dari Kepala Dinas Kesehatan ke Staf Ahli.

Dirinya juga menyatakan bahwa di Kabupaten Subang selama akhir-akhir ini sering ada isu miring dengan tujuan untuk membangun ketidakpercayaan pada pemimpin.

“Padahal sejak menjabat Bupati Kabupaten Subang, bapak Bupati telah berkomitmen untuk membangun tata kelola Pemkab Subang secara transparan dan bebas korupsi,”ujar Dede Sunarya.

Ia menambahkan, terkait upaya hukum yang akan dilakukan Bupati Subang, terkait pemberitaan Bupati Subang terima setoran dari dr Maxi, masih belum mereka lakukan. Pihak Bupati Kabupaten Subang masih mengkaji dan diskusi terkait dugaan penerimaan setoran uang ratusan juta itu.

Berita Lainnya  Polisi Tetapkan 5 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Terduga Maling Ayam

Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Heri Sopandi.

Mantan Kadis PUPR itu membantah, jika dirinya sebagai pejabat penghubung untuk menerima uang tunai dari dr Maxi.

“Itu tidak benar, saya tidak pernah menerima uang ratusan juta dari dokter, terlebih saya bertemu pak dokter saat ada pelantikan pejabat Eselon 2 belum lama ini,” tegasnya.

Meskipun demikian, Heri belum melakukan upaya hukum terkait tudingan tersebut.

Perlu diketahui, sejak kepemimpinan Bupati Subang, Reynaldy Putra, berbagai upaya pencegahan terus dilakukan seperti bekerja sama dengan KPK dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Subang untuk mengawasi dan memantau pemanfaatan anggaran keuangan negara pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berita Lainnya  Hotman Paris Mundur, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Mangkir dari Panggilan Kejagung

“Bupati tidak pernah berbicara uang, apalagi sogok ke siapa pun. Kami pastikan selama menjadi bupati di Subang ini, dijamin tidak ada jual beli jabatan,” kata Kuasa Hukum Pemkab Subang Dede Sunarya.

Mutasi ASN di lingkungan Pemkab Subang terakhir dilakukan pada Kamis,18 Oktober 2025 kepada 13 Eselon II, termasuk 4 kepala puskesmas

Sejak mutasi itu salah seorang kepala dinas yang dimutasi menjadi perbincangan. Diduga sang kadia kecewa telah dimutasi, apalagi yang bersangkutan telah memberikan setoran kepada Bupati.***

Sumber : LampuSatu.com
Reporter : Ovan

Editor : Galih Andika

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan