Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Pemkot Bekasi Lindungi Pekerja Informal, Termasuk Ojol

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi resmi meluncurkan program perlindungan pekerja rentan bertajuk SIGAP (Siap Jaga Pekerja Informal), Selasa (5/11) di Balai Patriot, Kompleks Kantor Wali Kota Bekasi. Program ini juga dikenal dengan inisiatif UCJ (Universal Coverage Jamsostek).

Dalam seremoni yang dihadiri unsur Forkopimda, BPJS Ketenagakerjaan, pelaku usaha, akademisi, komunitas sosial, hingga insan media, Pemkot Bekasi menegaskan komitmen serius untuk memastikan pekerja informal mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa upaya ini bukan sekadar pencapaian angka peserta, melainkan bentuk keberpihakan nyata Pemkot terhadap pelaku ekonomi akar rumput.

Berita Lainnya  Cinta Segitiga Anak Punk Berujung Maut, Selebgram Mondy Tatto Ditetapkan Tersangka

“Di balik setiap kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, ada wajah-wajah pengharapan. Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada satu pun pekerja yang tertinggal dari perlindungan jaminan sosial,” ujar Tri.

Tri memaparkan dinamika ketenagakerjaan di Kota Bekasi yang sangat beragam—mulai dari buruh pabrik hingga pengemudi ojek online, pedagang pasar, guru honorer, nelayan, buruh tani, pelaku UMKM, hingga seniman. Karena itu, program SIGAP dirancang inklusif dan mampu menjangkau seluruh segmen pekerja informal.

Pada tahap awal ini, sebanyak 11.666 pekerja rentan di Kota Bekasi resmi terlindungi melalui program tersebut.

Berita Lainnya  Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur
Peluncuran program SIGAP Pemkot Bekasi.

Dukungan BPJS Ketenagakerjaan & Selaras dengan Kebijakan Provinsi

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi, A. Fauzan, menyebut peluncuran program SIGAP/UCJ sebagai langkah nyata Pemkot Bekasi dalam memperluas cakupan perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja.

“Program ini adalah bukti keseriusan Pemerintah Kota Bekasi melindungi seluruh pekerja, termasuk sektor informal,” tegas Fauzan.

Lebih lanjut, Fauzan menyampaikan bahwa inisiatif Kota Bekasi sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, yang menargetkan perlindungan bagi tiga juta pekerja informal di Jawa Barat. “Mudah-mudahan ikhtiar ini menjadi jalan terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kota Bekasi dan Jawa Barat secara umum,” tambahnya.

Berita Lainnya  Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

Menuju Kota Ramah Pekerja

Peluncuran SIGAP/UCJ menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Bekasi dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus mendorong inklusi jaminan sosial bagi seluruh pekerja rentan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Bekasi kini semakin mendekati visi sebagai kota ramah pekerja, sekaligus kota yang tidak meninggalkan pekerja informal di belakang.***

Sumber : DeskJabar.com – Pikiran Rakyat

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan