Sabtu, Oktober 10, 2026
Google search engine

Dirus PDAM Tirta Bhagasasi Diciduk Polisi

BEKASI – Direktur Usaha (Dirus) PDAM Tirta Bhagasasi, Ade Efendi Zarkasih (AEZ) diciduk Kepolisian Polres Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/10/2025).

AEZ diciduk petugas di Kawasan Plaza Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi saat tengah menuju ke parkiran mobilnya sekitar pukul 12.30 WIB siang tadi.

AEZ diciduk petugas Unit Harta Benda (Harda) Polres Kabupaten Bekasi, berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/3022/XI/2022/SPKT/Polres Metro Bekasi.

Selain itu, Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/3186/IX/RES.1.11/2025/Restro Bks tanggal 11 September 2025 atas nama pelapor, Suwarti Pasal 378, Penipuan dan Pasal 372, Penggelapan.

Berita Lainnya  MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Dugaan penipuan itu terjadi pada 25 Maret 2019 hingga 10 September 2021 di Kp. Kramat RT 01 RW 05, Desa Samudra Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

AEZ resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Unit Harta Benda (Harda) Polres Metro Bekasi, melakukan gelar perkara.

Namun setelah menyandang status tersangka dan naik sidik, AEZ dikabarkan sudah tidak kooperatif, sehingga Unit Harda Polres Kabupaten Bekasi, melakukan penangkapan.

AEZ dipercaya Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang untuk menjabat sebagai Dirus PDAM Tirta Bhagasasi sejak 17 April 2025 meski syarat usia minimal kurang satu tahun.

Berita Lainnya  Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp13,2 Triliun Hasil Penyelamatan Keuangan Negara

Meski sempat diwarnai aksi demo, AEZ sesumbar bahwa pengangkatan dirinya merupakan Hak Prerogatif Bupati Bekasi selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) PDAM Tirta Bhagasasi.

Selain kedua kasus dugaan Penipuan dan Penggelapan yang melibatkan dua wilayah hukum Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, AEZ juga tengah dilapori dugaan gratifikasi cawe-cawe jabatan.

Dalam kasus itu, AEZ tidak sendiri melainkan bersama rekannya, TG yang terseret dalam cawe-cawe jabatan Direktur PT. BBWM yang membuat korban DC kehilangan uangnya sebesar Rp2 miliar lebih.

Berita Lainnya  Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Tak cukup sampai disitu, AEZ juga sempat hebohkan Bekasi, terkait dugaan perselingkuhan dengan perempuan bersuami, PR (27) seorang oknum Anggota DPRD asal PDI-P, Kabupaten Bekasi.

Terakhir, persidangan AEZ duduk sebagai terdakwa juga tengah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi dengan tuduhan yang sama yakni dugaan pidana Penipuan dan Penggelapan. (Indra)

Sumber : matafakta.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Sengaja Dibakar Setelah Rusuh Razia HP, Lapas Merauke Kebakaran, Sejumlah Narapidana Melarikan Diri

MERAUKE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Merauke, Papua Selatan, diduga dibakar hingga sejumlah narapidana atau warga binaan melarikan diri. Kebakaran diduga dipicu kerusuhan...

Cekcok dan Perkelahian Anak Punk di Karawang Berakhir 2 Orang Dikabarkan Hilang Tenggelam

KARAWANG - Dua orang pemuda yang diduga anak punk bernama Abdullah (asal Sukamandi, Subang) dan Rian (asal Bayur) dilaporkan hilang tenggelam di Saluran Irigasi...

Loncat dari Lantai 3 Gedung, Aksi Heroik Seorang Ibu Saat Selamatkan Bocah dari Kebakaran

JAKARTA - Kebakaran melanda sebuah rumah makan (RM) Padang di Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Saat kebakaran terjadi, ada aksi heroik seorang wanita yang...

Diduga Jadi Markas Peredaran Narkoba, Polisi Gerebek Eks Prostitusi Saritem, 21 Orang Positif

BANDUNG - Eks lokalisasi prostitusi di Kota Bandung, Saritem digerebek jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, karena diduga menjadi markas peredaran narkoba. Dalam penggerebekan itu...

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

Hukum

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan