Sabtu, Juni 27, 2026
spot_img

Allahu’Akbar! Warga Gaza Sambut Gembira Kesepakatan Damai Israel-Hamas

JAKARTA – Warga Gaza, Palestina, dilaporkan menyambut gembira atas deal perdamaian yang terjadi antara Israel dan Hamas.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kedua belah pihak telah menyetujui tahap 1 perdamaian Gaza, melalui akun media sosial miliknya Truth Social.

Pengumuman yang sama juga diberikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari.

Ia mengatakan para mediator telah mengumumkan bahwa kesepakatan telah dicapai terkait perdamaian Israel dan Hamas di Gaza.

Mengutip AFP Kamis (9/10/2025), Rabu malam waktu setempat, warga di wilayah pesisir Al-Mawasi di Gaza selatan, meneriakkan yel-yel “Allahu akbar” dengan penuh sukacita saat pengumuman dilaporkan media lokal. Beberapa tembakan peringatan ke udara.

Berita Lainnya  Disorot Mendagri, Rp 3,5 Triliun Belanja Pegawai Pemkab Bekasi Urutan Kedua Setelah Kaupaten Bogor

“Kami terus mengikuti setiap berita tentang negosiasi dan gencatan senjata,” kata warga bernama Mohammed Zamlot, 50 tahun, yang telah mengungsi dari Gaza utara.

Di tahap pertama perdamaian ini, Hamas akan membebaskan semua sandera. Sementara Israel akan menukarnya dengan tahanan Palestina dan menarik pasukannya kembali ke garis yang disepakati.

Hamas disebut telah menyerahkan daftar tahanan Palestina yang ingin dibebaskan dari penjara Israel. Salah satunya adalah narapidana terkemuka Marwan Barghouti dari gerakan Fatah, saingan Hamas.

Berita Lainnya  Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

Sebagai imbalannya, Hamas akan membebaskan 47 sandera yang tersisa, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, yang ditawan dalam serangannya 7 Oktober 2023.

Sebelumnya, Hamas menyandera 251 orang di Gaza, di mana 47 orang masih berada di sana, termasuk 25 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Perang Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 67.183 orang di Gaza. PBB mengatakan apa yang terjadi di Gaza adalah kehancuran total dan malapetaka kelaparan, bahkan menyebutnya genosida.

Berita Lainnya  Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Mulai Disidang, JPU Sebut Kerugian Negara Capai Rp 21,7 Miliar

Pada awal pertemuan pembicaraan damai pekan ini, negosiator utama Hamas, Khalil al-Hayya, mengatakan kelompok Islamis itu hanya menginginkan “jaminan dari Presiden Trump dan negara-negara sponsorbahwa perang akan berakhir untuk selamanya”.

Artikel ini telah tayang di CNBC Indonesia “Allahu Akbar! Respons Warga Gaza Israel-Hamas Resmi Deal Perdamaian” selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20251009070240-4-674183/allahu-akbar-respons-warga-gaza-israel-hamas-resmi-deal-perdamaian

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Soal Duit Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Kombes Pol Budi Hermanto : ‘Beneran Polisi atau Orang yang Ngaku Polisi’

JAKARTA - Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut...

Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan ‘Sumpah Pocong’

Menderita Penyakit Gula, Kejantanan Tidak Lagi Berfungsi, Tidak Mungkin Lakukan Pelecehan Seksual KOTA BEKASI - Merasa difitnah telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat anggotanya yang...

Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

TERJADI lagi, satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia, saat mengikuti latihan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan