Minggu, Juni 21, 2026
spot_img

Peziarah Karawang Terjebak 7 Jam di Gua Naga Mas Kuningan

KUNINGAN – Beti Lianawati (35), seorang warga Kabupaten Karawang terjebak selama tujuh jam di dalam Gua Naga Mas, Dusun Magunjaya, Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, kejadian tersebut bermula pada hari Sabtu Malam (21/6) pukul 22.24, ketika 6 orang rombongan peziarah dari Karawang yang bernama Firman Shah (38), Jejen (33), Hero (40), Yuli (32), dan Nurpadilasari (31) dan Beti Lianawati (35) memasuki Gua Naga Mas secara bergantian.

Namun salah satu dari mereka yakni Beti Lianawati (35) tidak bisa keluar dan terjebak dalam gua berdiameter sekitar 40 cm dengan kedalaman 3 meter.

Menurut Indra, karena tubuh Beti yang cukup besar menyebabkan Beti terjebak di dalam gua. Beti sendiri mulai terjebak di dalam gua dari pukul 00.30 WIB.

Berita Lainnya  Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sebelum petugas dari BPBD dan Damkar datang, Beti sudah mencoba untuk naik, namun, tidak kunjung berhasil sampai akhirnya mengalami kelelahan.

“Sekitar jam 11 malam sebanyak 6 orang dari Karawang ziarah ke Gua Naga Mas. Satu persatu masuk secara bergantian. Namun, salah satu warga karena postur badannya agak besar dan pada saat naik ke atas itu kesulitan, sudah dicoba beberapa kali tidak bisa naik lagi dan mengalami lemas,” tutur Indra, dilansir dari Detikcom, Minggu (22/6/2025).

Karena mengalami kelelahan, akhirnya aparat desa setempat meminta bantuan BPBD dan Damkar Kabupaten Kuningan. Petugas BPBD dan Damkar datang ke lokasi pada pukul 04.45 WIB.

Setelah berkoordinasi dengan warga, dan aparat desa dan melakukan asesmen lapangan. Petugas BPBD dan Damkar akhirnya langsung melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan korban pada pukul 07.55 WIB.

Berita Lainnya  Bawa Isu Nasional hingga Soroti Kepemilikan SPPG oleh Anggota Dewan, Aliansi Mahasiswa Demo DPRD Kota Bekasi

Indra mengatakan, korban terjebak di dalam gua selama kurang lebih tujuh jam dan berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat. Sedangkan untuk proses evakuasinya sendiri membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Kondisi gua yang sempit jadi salah satu kendala dalam proses evakuasi korban.

“Kalau evakuasi dimulai dari subuh, tapi korban terjebak sejak mulai dari turun. Jadi sekitar tujuh jam. Korban berhasil selamat, tidak kurang apapun, hanya dalam kondisi lemas saja. Untuk kesulitan lebih ke tempat akses ke bawah yang sempit sementara tubuh korban agak besar. Karena terjebak pas mau naik, korban nggak bisa, nggak muat. Untuk evakuasinya sekitar 3 jam lebih, ” tutur Indra.

Berita Lainnya  Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam 'Video Viral Pesta Gay' di Theatre Night Mart

Indra sendiri tidak mengetahui secara pasti ada apa di dalam Gua Naga Mas yang dikunjungi peziarah dari Karawang tersebut. Namun, Indra mengimbau agar masyarakat tetap hati-hati saat melakukan kunjungan ke tempat yang rawan seperti gua.

“Nah untuk ke situnya saya kurang tahu persis itu gua jadi tempat ziarah atau lain sebagainya. Kami hanya mendapatkan laporan. Kami himbau agar masyarakat tetap hati-hati dan lihat situasi dalam beraktivitas dan tetap koordinasi dengan pihak desa setempat,” pungkas Indra.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, Total Sudah 6 Tersangka

JAKARTA - Kejagung kembali menetapkan tersangka baru di kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru adalah...

Polisi Masih Upaya Pecahkan Misteri Tewasnya ASN Purwakarta, Ambil Sampel Darah untuk Uji Forensik

PURWAKARTA - Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta bekerja secara sistematis, teliti, dan bertahap dalam menangani kasus misterius kematian Yogi Saleh (40), Kepala...

KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan