Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Peziarah Karawang Terjebak 7 Jam di Gua Naga Mas Kuningan

KUNINGAN – Beti Lianawati (35), seorang warga Kabupaten Karawang terjebak selama tujuh jam di dalam Gua Naga Mas, Dusun Magunjaya, Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, kejadian tersebut bermula pada hari Sabtu Malam (21/6) pukul 22.24, ketika 6 orang rombongan peziarah dari Karawang yang bernama Firman Shah (38), Jejen (33), Hero (40), Yuli (32), dan Nurpadilasari (31) dan Beti Lianawati (35) memasuki Gua Naga Mas secara bergantian.

Namun salah satu dari mereka yakni Beti Lianawati (35) tidak bisa keluar dan terjebak dalam gua berdiameter sekitar 40 cm dengan kedalaman 3 meter.

Menurut Indra, karena tubuh Beti yang cukup besar menyebabkan Beti terjebak di dalam gua. Beti sendiri mulai terjebak di dalam gua dari pukul 00.30 WIB.

Berita Lainnya  5 Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sebelum petugas dari BPBD dan Damkar datang, Beti sudah mencoba untuk naik, namun, tidak kunjung berhasil sampai akhirnya mengalami kelelahan.

“Sekitar jam 11 malam sebanyak 6 orang dari Karawang ziarah ke Gua Naga Mas. Satu persatu masuk secara bergantian. Namun, salah satu warga karena postur badannya agak besar dan pada saat naik ke atas itu kesulitan, sudah dicoba beberapa kali tidak bisa naik lagi dan mengalami lemas,” tutur Indra, dilansir dari Detikcom, Minggu (22/6/2025).

Karena mengalami kelelahan, akhirnya aparat desa setempat meminta bantuan BPBD dan Damkar Kabupaten Kuningan. Petugas BPBD dan Damkar datang ke lokasi pada pukul 04.45 WIB.

Setelah berkoordinasi dengan warga, dan aparat desa dan melakukan asesmen lapangan. Petugas BPBD dan Damkar akhirnya langsung melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan korban pada pukul 07.55 WIB.

Berita Lainnya  Berawal dari 'Heureuy', Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

Indra mengatakan, korban terjebak di dalam gua selama kurang lebih tujuh jam dan berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat. Sedangkan untuk proses evakuasinya sendiri membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Kondisi gua yang sempit jadi salah satu kendala dalam proses evakuasi korban.

“Kalau evakuasi dimulai dari subuh, tapi korban terjebak sejak mulai dari turun. Jadi sekitar tujuh jam. Korban berhasil selamat, tidak kurang apapun, hanya dalam kondisi lemas saja. Untuk kesulitan lebih ke tempat akses ke bawah yang sempit sementara tubuh korban agak besar. Karena terjebak pas mau naik, korban nggak bisa, nggak muat. Untuk evakuasinya sekitar 3 jam lebih, ” tutur Indra.

Berita Lainnya  Modus Pura-pura Tidur, Pria ini Lecehkan Penumpang Wanita Dalam Bus JR Connexion Rute Juanda-Tamansari

Indra sendiri tidak mengetahui secara pasti ada apa di dalam Gua Naga Mas yang dikunjungi peziarah dari Karawang tersebut. Namun, Indra mengimbau agar masyarakat tetap hati-hati saat melakukan kunjungan ke tempat yang rawan seperti gua.

“Nah untuk ke situnya saya kurang tahu persis itu gua jadi tempat ziarah atau lain sebagainya. Kami hanya mendapatkan laporan. Kami himbau agar masyarakat tetap hati-hati dan lihat situasi dalam beraktivitas dan tetap koordinasi dengan pihak desa setempat,” pungkas Indra.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan