Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Bupati-Sekda Masih ‘Ngabubur Bareng’, Dimana Letak Logika Disharmonisasi?

Isu keretakan atau dishamonisasi Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dengan Sekda H. Asep Aang Rahmatullah akhirnya bisa terbantahkan oleh postingan Bupati Aep di instagram pribadinya @aep_syaepulohse.

Terpantau, Bupati Aep bersama Ketua DPRD H. Endang Sodikin dan Sekda Aang terlihat masih sarapan bubur bareng di salah satu warung kaki lima Bandung, saat agenda menerima penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Senin (26/5/2025).

Melalui postingan ini, Bupati Aep maupun Sekda Aang seakan tak perlu melakukan klarifikasi ke publik mengenai isu disharmonisasi diantara keduanya. Karena logikanya mereka masih berbarengan di dalam melakukan kerja-kerja pemerintahan.

Terlebih dalam postingan tersebut, Bupati Aep mengakui jika penghargaan WTP 10 kali berturut-turut yang diterima Pemkab Karawang merupakan hasil kerja sama antara pemkab dan DPRD, serta semua stakeholder di lingkungan Pemkab Karawang.

Bupati Aep menyebut jika pengelolaan APBD yang pro rakyat tidak bisa dilakukan secara superman (seorang diri). Melainkan harus melibatkan semua stakeholder yang ia sebut sebagai ‘Super Tim’.

Hal ini harus dilakukan untuk menciptakan anggaran yang transparan dan akuntabel, guna menghindari kebocoran anggaran, terlebih kerugian negara.

“Terima kasih kepada pak sekda dan seluruh ASN Karawang yang telah bekerja dengan baik, transparan, akuntabel dan senantiasa melayani,” tulis Bupati Aep di postingan instagram pribadinya.

Namun demikian, Bupati Aep menegaskan agar seluruh stakeholder di Karawang tidak bersantai, mengingat masih banyaknya persoalan yang harus dihadapi bersama, khususnya yang berkaitan dengan program pembangunan.

“Terutama berkaitan dengan sarana infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan dan usaha rakyat,” kata Bupati Aep.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

KOTA BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa mayoritas SMA/SMK swasta di Bekasi menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan