Jumat, September 25, 2026
Google search engine

78 Siswa Cianjur Keracunan MBG, Dinkes Tetapkan Status KLB

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dari dua sekolah di daerah tersebut.

Kasus ini diduga kuat berkaitan dengan konsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan penetapan status KLB memungkinkan penanganan dilakukan secara lebih terpusat dan terkoordinasi oleh berbagai pihak.

“Tim medis segera melakukan asesmen menyeluruh terhadap faktor penyebab dan pihak-pihak terkait dalam kejadian ini,” ujar Yusman saat dihubungi Kompas.com, Selasa (22/4/2025).

78 Orang Terdampak, Sebagian Masih Dirawat

Total korban keracunan tercatat mencapai 78 orang, terdiri dari 55 siswa MAN 1 Cianjur dan 23 siswa SMP PGRI 1 Cianjur. Sebagian besar korban mengalami gejala pusing, mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi hidangan MBG pada Senin (21/4/2025).

Berita Lainnya  Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

“Sebagian besar siswa yang mengalami gejala sempat menjalani perawatan di rumah sakit sudah pulang. Namun masih ada beberapa siswa yang masih dirawat,” ungkap Rahman Jaenudi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas MAN 1 Cianjur.

Rahman menambahkan, pihak sekolah juga terus berkoordinasi dengan para orangtua dan mendata siswa yang dirawat di fasilitas kesehatan lain seperti puskesmas.

“Sampai saat ini jumlah siswa yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak lima orang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP PGRI 1 Cianjur, Rika Mustikawati, menyampaikan bahwa sebanyak 23 siswa di sekolahnya mengalami gejala serupa. Dari jumlah tersebut, tiga siswa dirawat di rumah sakit.

Berita Lainnya  Diduga Kesurupan, Petugas Kebersihan Bandara Soekarno-Hatta Menangis, Tertawa hingga Lompat-lompat Seperti Pocong

“Sejak semalam kita sudah menerima laporan soal siswa yang mengalami keracunan. Hingga kini pun kita terus berkomunikasi dengan para orang tua siswa,” kata Rika.

Tak hanya siswa, sejumlah guru yang ikut mengonsumsi makanan MBG juga mengalami gejala keracunan. Menurut Rika, tiga guru mengalami gejala ringan dan tidak perlu dirawat di rumah sakit.

“Ada tiga guru yang mengalami keracunan, tapi kondisinya ringan, sehingga bisa ditangani secara mandiri di rumah,” ujarnya.

Pemeriksaan Sampel dan Langkah Penanganan

Untuk memastikan penyebab pasti keracunan, Dinas Kesehatan telah mengambil sampel makanan dari dapur MBG serta sampel muntahan para korban. Semua sampel telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat untuk diuji.

Berita Lainnya  KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

“Normalnya hasil laboratorium keluar dalam dua pekan, tapi kami sudah meminta percepatan minimal satu minggu. Alhamdulillah, pihak Dinkes provinsi merespons positif. Mudah-mudahan hasilnya bisa segera diketahui,” tutur Yusman.

Yusman juga memastikan bahwa seluruh pasien akan ditangani secara komprehensif hingga benar-benar pulih.

Dinkes juga menginstruksikan tenaga medis di puskesmas untuk bekerja sama dengan pihak sekolah dalam melakukan pendataan dan pemantauan terhadap semua siswa yang mengonsumsi makanan MBG.

“Selain ditetapkan sebagai KLB, kasus ini menjadi perhatian berbagai pihak karena diduga berkaitan dengan program MBG,” tegasnya.

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan