Selasa, Oktober 27, 2026
Google search engine

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

BOGOR – Polisi mengatakan MR sebagai pelaku utama pembacokan ARK (16), seorang bobotoh yang ditemukan tewas di di Jalan Raya Jakarta-Bogor.

MR ditangkap pada Senin (26/10/2026) di wilayah Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada saat kejadian, pelaku melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis celurit yang mengakibatkan korban terluka.

Kapolres Bogor, AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, tersangka merupakan pelaku utama dalam perkara ini.

“Pelaku utama, dengan barang bukti (celurit) sudah kita amankan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/10/2026).

Berita Lainnya  Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Usai Laga Persib Bandung vs Garudayaksa

Menurutnya, pelaku penyerangan bukan merupakan suporter dari tim sepak bola manapun di Indonesia.

AKBP Arfan Zulkan Sipayung menyebut, pelaku melakukan penyerangan secara sporadis dengan target acak.

“Pelakunya yang pasti bukan suporter, yang pasti adalah remaja yang bisa dibilang kurang lebih usia 25-26 tahun. Jadi memang pada saat (korban) melintas setelah habis menonton, dia (pelaku) langsung melihat langsung melakukan tindakan kekerasan,” katanya.

Arfan mengatakan pihaknya masih mendalami motif pembacokan tersebut.

Berita Lainnya  Diduga Keracunan MBG, Ratusan Siswa TK hingga SD di Cirebon Dilarikan ke Rumah Sakit

“Masih kita dalami motifnya, nanti kita sampaikan,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, Selasa (27/10/2026).

Sebagai informasi, korban berinsial ARK (16) merupakan warga Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Korban diketahui merupakan bobotoh, sebutan untuk pendukung klub sepakbola Persib Bandung.

Pada saat kejadian, ia hendak pulang usai mengawal Maung Bandung bertanding di Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Ketika melintas di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, korban diserang oleh orang tak dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam.

Berita Lainnya  Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

Akibat kekerasan tersebut, korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam celurit hingga nyawanya melayang.

Setelah dilakukan penyelidikan, kurang dari 1×24 jam pelaku berinisial MR berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.***

Artikel ini telah tayang di TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sudaryono Usul MBG Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah Seperti Penjaskes

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengusulkan agar program...

481 Siswa SMP di Dramaga – Bogor Alami Keracunan MBG

BOGOR - Sebanyak 481 siswa SMP di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Atas peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

GOWA - Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi ditahan oleh penyidik Subdit III Tipidkor Polda Sulawesi Selatan pada Senin, 26 Oktober 2026. Setelah menjalani...

PSSI Kecam Keras Penyerangan yang Tewaskan Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

JAKARTA - Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir, mengecam keras insiden penyerangan yang menewaskan seorang suporter Persib Bandung (Bobotoh) berinisial ARK (16 tahun)...

Polisi Amankan Pelaku Pembacokan Remaja Bobotoh Bogor

BOGOR - Polres Bogor bergerak cepat mengamankan pelaku yang terlibat dalam tewasnya seorang remaja Bobotoh berinisial ARK yang ditemukan bersimbah darah di Jalan Raya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan