Kamis, Oktober 15, 2026
Google search engine

Liput Demo Karhutla, 2 Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan Massa Berbaju Hitam

AKSI demo terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlangsung di depan Mapolda Sumatera Selatan berakhir ricuh. Para mahasiswa dan dua jurnalis yang sedang melakukan aksi peliputan menjadi sasaran massa berbaju hitam yang mendadak menyerang.

Akibatnya, jurnalis Tribun Sumsel, Rachmad Kurniawan, dan Mulyadi, jurnalis dari PalembangTV, menjadi korban setelah dikeroyok oleh massa berbaju hitam.

Kejadian bermula saat massa dari gabungan mahasiswa datang dengan mobil komando di depan Mapolda Sumatera Selatan.

Pada waktu bersamaan, kelompok pria berbaju hitam juga berada di lokasi membagikan masker.

Namun, saat mobil komando menuju depan pintu masuk Polda Sumsel, massa berbaju hitam yang belum diketahui dari kelompok mana itu memaksa mahasiswa turun dari mobil komando.

Berita Lainnya  Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bahkan, sopir mobil komando nyaris dipukuli oleh para kelompok tersebut. Polisi yang berjaga sempat berupaya melerai. Namun, massa ini mendadak mengejar para mahasiswa.

Jurnalis Tribun Sumsel Rachmad yang sedang melakukan siaran langsung lewat Facebook mendadak jadi sasaran. Ia pun ditarik, diinjak-injak, hingga ditendang oleh massa tersebut meski telah mengaku sebagai wartawan.

Hal yang sama dialami Mulyadi. Dia saat itu berupaya menolong Rachmad saat dikeroyok.

Namun, ia pun menjadi sasaran dan dipukuli oleh kelompok tersebut.

“Kami diintimidasi untuk menghapus video bentrokan tersebut. Handphone sempat coba dirampas, tapi tidak berhasil,” kata Mulyadi saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang, dilansir dari Kompas, Selasa (13/10/2026).

Mulyadi mengalami pecah bibir akibat pengeroyokan tersebut. Sementara, Rachmad mengalami memar di seluruh wajah akibat dikeroyok oleh massa.

Berita Lainnya  Emosi karena Cemburu Ibu Korban Chat Pria Lain, Ayah Tiri Aniaya Balita 1 Tahun hingga Tewas

“Kepala saya sampai sekarang masih pusing,” ujar Rachmad.

Rachmad dan Mulyadi pun kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang.

Redaksi Minta Pelaku Ditangkap

Pemimpin Redaksi Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post, Prawira Maulana, juga mengambil sikap. Ia meminta polisi untuk segera menangkap pelaku yang melakukan penyerangan terhadap jurnalis yang sedang melakukan kegiatan peliputan.

“Kekerasan terhadap jurnalis merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Jurnalis bekerja untuk memenuhi hak publik atas informasi dan diatur dengan jelas di UU No 40 tahun 1999,” kata Wira.

“Wartawan kami Rachmad Kurniawan bahkan diserang saat sedang melakukan siaran live Facebook. Rachmad dan beberapa jurnalis lainnya yang juga jadi korban berkali-kali menjelaskan bahwa dirinya adalah wartawan, tetapi tetap dipukuli oleh para pelaku,” ucap Wira.

Berita Lainnya  Polisi Tangkap Oknum Suporter Pelaku Pelemparan Batu dan Perusakan Bus Rombongan Pemain Persib EPA

Tanggapan Kapolda Sumsel Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana mengatakan bahwa mereka kini sedang melakukan investigasi terkait kejadian tersebut.

“Kami akan investigasi menyeluruh. Namun, yang terpenting untuk tahap awal teman-teman yang jadi korban unt segera mendapatkan perawatan terbaik,” kata Rony Samtana ketika dikonfirmasi wartawan lewat pesan Whatsapp.***

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Selebgram Berlliana Lovell Alami Pelecahan Saat Sedang Live TikTok

Selebgram Berlliana Lovell baru-baru ini mengalami pelecahan verbal saat sedang melakukan siaran langsung (live) di platform TikTok. Insiden tidak menyenangkan ini terjadi setelah ia secara...

Korupsi Dana Siap Pakai Kebencanaan BNPB, KPK Tetapkan dan Tahan 5 Tersangka

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan dan menahan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa terkait Dana Siap...

Kantor ATR/BPN Karawang Mengamali Kebakaran Hebat, 5 Unit Damkar Dikerahkan

KARAWANG - Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, mengalami kebakaran hebat pada Rabu...

Taklukan TC Viettel 1- 0, Maung Bandung Bertengger di Puncak Klasemen Grup E

BANDUNG - Persib Bandung berhasil menaklukan TC Viettel dalam laga lanjutan matchday 2 ACL Two 2026/27 pada Rabu (14/10/2026). Bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan...

Jika Divonis Bebas, Febrie Adriansyah Siap Kembali Bertugas Berantas Korupsi Besar

JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menyatakan siap kembali bertugas di Kejaksaan Agung jika dirinya dinyatakan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan