Kamis, September 17, 2026
spot_img

Bahlil Enggan Komentari Kader Golkar yang Ikut Kena OTT KPK : “Dinda, Mohon Maaf ya…!”

JAKARTA – Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, enggan mengomentari kasus yang menjerat kader partainya, Fahd El Fouz alias Fahd A. Rafiq. Saat sejumlah jurnalis berusaha meminta tanggapan Bahlil, dia menolak menjawab.

“Aku ada rapat lagi,” ujar Bahlil usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Jurnalis kemudian mengatakan ke Bahlil, apakah akan memecat Rafiq sebagai kader Golkar. Sebab, Rafiq sudah tiga kali terjerat kasus korupsi.

Berita Lainnya  Polda Jabar Ungkap Kasus Pornografi dan Eksploitasi Anak, 8 Tersangka Diamankan

Bahlil masih enggan menjawab. Dia kembali menyampaikan, masih ada agenda rapat selanjutnya.

“Dinda, mohon maaf ya,” kata Bahlil menghindari pertanyaan jurnalis.

Selain itu, Bahlil juga enggan mengomentari soal dugaan orang dekat Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid yang juga kader Golkar ikut ditangkap dalam kasus bersama Fahd A. Rafiq.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN bermula dari pengurusan sertifikat tanah milik Summarecon di Kabupaten Bogor. KPK menduga proses tersebut disertai permintaan uang kepada pihak swasta melalui sejumlah perantara.

Berita Lainnya  8 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditemukan Selamat, 1 Sempat Hilang, Dipastikan Sanksi Blacklist

KPK mengamankan 19 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada Senin, 14 September 2026.

Mereka terdiri dari pejabat ATR/BPN, pihak swasta, hingga pihak yang diduga menjadi perantara. Setelah menjalani pemeriksaan, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka, yakni Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, politikus Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, hingga Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.***

Berita Lainnya  Dugaan Upaya Makar, Ketum Projo Budi Arie Setiadi Dipolisikan

Sumber : IDN Times

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Anak Buahnya Kena OTT KPK, Petani Karawang Sempat Demo Minta Prabowo Copot Nusron Wahid

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka dalam kasus suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kementerian ATR/BPN, di mana...

Publik Masih Penasaran Alasan Purbaya Dicopot dari Posisi Menkeu

Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari posisi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto. Meskipun keputusan ini merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, tetapi publik masih penasaran alasan...

Sudah 10 Hari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Dihentikan

Operasi SAR gabungan resmi menghentikan pencarian terhadap 5 jurnalis dan 3 kru kapal KM Arupadhatu I yang hilang di perairan Selat Sunda pada Kamis,...

Massa Rusak Makopolres Sumba Barat, Setelah Polisi Tembak Mati Pencuri Ternak

SUMBA BARAT - Sejumlah ruangan kerja di Makopolres Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dirusak oleh massa saat memprotes insiden polisi menembak mati warga...

FC Seoul Vs Persib 0-1, Gol Tunggal Julio Cesar Bawa Maung Bandung Curi Tiga Poin

Hasil FC Seoul vs Persib Bandung pada Grup E AFC Champions League (ACL 2) 2026-2027, Rabu (16/9/2026), berakhir dengan skor 0-1. Gol Julio Cesar...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan