Kamis, September 17, 2026
spot_img

Rusak Gerobak Pedagang Cilok, Gerombolan Anak Punk Dihajar Warga yang Geram

SEMARANG – Keributan antara gerombolan anak punk dengan warga terjadi di sekitar SPBU Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Selasa sore 15 September 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

Insiden tersebut dipicu oleh aksi anak punk yang merusak dan menjatuhkan gerobak milik seorang pedagang cilok hingga memancing amarah warga sekitar.

Peristiwa bermula saat sejumlah anak punk sedang berada di area SPBU Tengaran, karena salah satu sepeda motor milik kelompok mereka mengalami mogok. Di lokasi yang sama, terdapat dua orang pedagang yang sedang berjualan, yakni penjual cilok dan penjual bakso.

Berita Lainnya  Diduga Alami Kelelahan Ekstrem, Peserta Karnaval di Pekalongan Meninggal Dunia

Ketika salah satu anak punk hendak pergi ke kamar mandi, ia mendapat teguran dari pedagang cilok. Diduga karena tidak terima atau salah paham, teguran tersebut memicu adu mulut dan cekcok mulut yang semakin memanas.

Di tengah perselisihan yang memuncak, oknum anak punk tersebut bertindak nekat dengan menendang serta menjatuhkan gerobak cilok milik pedagang hingga rusak. Selain gerobak, sepeda motor dagangan milik korban juga menjadi sasaran amukan kelompok tersebut.

Berita Lainnya  Evakuasi Penumpang dan Kru Kapal Virgo Transport, 108 Selamat, 6 Meninggal Dunia, 129 dalam Pencarian

Melihat gerobak dagangan milik pedagang cilok diacak-acak, warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi merasa geram. Warga langsung berdatangan dan menghakimi gerombolan anak punk tersebut di lokasi kejadian hingga terjadi bentrokan fisik.

Akibat aksi main hakim sendiri ini, 5 orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk beberapa anak punk yang terkena pukulan warga serta pedagang cilok yang mengalami luka ringan.

Aparat dari Polsek Tengaran segera turun ke lokasi untuk meredam situasi. Korban luka-luka langsung dilarikan ke puskesmas terdekat, sementara 11 pemuda dari kelompok anak punk tersebut berhasil diamankan dan digiring ke Polsek Tengaran sekitar pukul 18.00 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Massa Rusak Makopolres Sumba Barat, Setelah Polisi Tembak Mati Pencuri Ternak

SUMBA BARAT - Sejumlah ruangan kerja di Makopolres Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dirusak oleh massa saat memprotes insiden polisi menembak mati warga...

FC Seoul Vs Persib 0-1, Gol Tunggal Julio Cesar Bawa Maung Bandung Curi Tiga Poin

Hasil FC Seoul vs Persib Bandung pada Grup E AFC Champions League (ACL 2) 2026-2027, Rabu (16/9/2026), berakhir dengan skor 0-1. Gol Julio Cesar...

Tak Mampu Bayar Transaksi Open BO, Pedagang Mi Ayam di Bekasi Cekik Wanita Hamil hingga Tewas

BEKASI - Polisi menangkap pria berinisial AK (23) yang membunuh seorang wanita muda berinisial K (18) di sebuah kios mi ayam di Babelan, Bekasi. Pelaku...

Aksi Bejatnya Terekam CCTV, Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah 8 Tahun di Bekasi

BEKASI - Polisi menangkap pria berinisial DB yang diduga mencabuli anak perempuan berusia 8 tahun di Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Sebelumnya diberitakan, aksi bejat...

Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

KARAWANG - Atas pernyataan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), soal keterlibatan perusahaan Cipagamas yang bekerja sama dengan PT. Jui...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan