Senin, Agustus 3, 2026
spot_img

Dalam Kondisi Muka Babak Belur, Pria ini Dipaksa Masturbasi oleh Rekan Kerjanya

TANGGERANG – Seorang pria berinisial PG (25) diduga menjadi korban penyiksaan dan pelecehan seksual oleh lima rekan kerjanya di Desa Rancaiyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa itu diduga terjadi pada Selasa 28 Juli 2026, malam hingga Rabu 29 Juli 2026, dini hari.

Berdasarkan keterangan istri korban, PG diduga mengalami penganiayaan selama sekitar 5,5 jam, mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.30 WIB. Selama penyiksaan berlangsung, korban disebut mengalami kekerasan fisik hingga wajahnya babak belur.

Berita Lainnya  Demi Beli Sabu, Satpam di Tangsel Nekat Gasak Ribuan Ompreng MBG

Tak hanya mengalami penganiayaan, korban juga diduga menjadi sasaran pelecehan seksual. Dalam kondisi terluka, PG disebut diancam menggunakan sebilah pisau agar menuruti perintah para pelaku.

Korban kemudian dipaksa melepas pakaian, melakukan tindakan asusila berupa masturbasi, sementara seluruh aksinya direkam menggunakan telepon genggam.

Menurut istri korban, para pelaku juga memaksa suaminya menonton konten pornografi dan melakukan panggilan video kepada dirinya. Ancaman pembunuhan terus dilontarkan apabila korban menolak mengikuti perintah mereka.

Berita Lainnya  Cinta Segitiga Anak Punk Berujung Maut, Selebgram Mondy Tatto Ditetapkan Tersangka

“Diancam mau dibunuh pakai pisau kalau nolak. Direkam pakai kamera ponsel,” kata istri korban dalam keterangan tertulis yang diterima Tangerangupdate.com, Senin 3 Agustus 2026.

Usai mengalami penyiksaan, sekitar pukul 04.30 WIB korban dipindahkan ke rumah kontrakan milik salah satu terduga pelaku dan dikunci dari dalam.

Kesempatan untuk melarikan diri baru didapat sekitar pukul 06.30 WIB, saat para terduga pelaku tertidur. Korban kemudian keluar melalui celah jendela yang tidak dipasangi teralis.

Berita Lainnya  Sakit Hati Atas Ucapan Suami, Ibu Tiri di Bekasi Aniaya Balita 4 Tahun hingga Koma

Setelah berhasil menyelamatkan diri, korban meminta pertolongan kepada Ketua RT setempat.

“Suami saya berhasil kabur lewat celah jendela yang tidak berteralis saat mereka sedang tidur,” pungkasnya.***

Sumber : tanggerangupdate.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

SEMARANG - Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu dimana 693...

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan