Jumat, September 18, 2026
spot_img

Dalam Kondisi Muka Babak Belur, Pria ini Dipaksa Masturbasi oleh Rekan Kerjanya

TANGGERANG – Seorang pria berinisial PG (25) diduga menjadi korban penyiksaan dan pelecehan seksual oleh lima rekan kerjanya di Desa Rancaiyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa itu diduga terjadi pada Selasa 28 Juli 2026, malam hingga Rabu 29 Juli 2026, dini hari.

Berdasarkan keterangan istri korban, PG diduga mengalami penganiayaan selama sekitar 5,5 jam, mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.30 WIB. Selama penyiksaan berlangsung, korban disebut mengalami kekerasan fisik hingga wajahnya babak belur.

Berita Lainnya  Pria Asal Jakarta Diamankan Polisi, Setelah Diduga Curi Sejumlah Rok Ajak SD

Tak hanya mengalami penganiayaan, korban juga diduga menjadi sasaran pelecehan seksual. Dalam kondisi terluka, PG disebut diancam menggunakan sebilah pisau agar menuruti perintah para pelaku.

Korban kemudian dipaksa melepas pakaian, melakukan tindakan asusila berupa masturbasi, sementara seluruh aksinya direkam menggunakan telepon genggam.

Menurut istri korban, para pelaku juga memaksa suaminya menonton konten pornografi dan melakukan panggilan video kepada dirinya. Ancaman pembunuhan terus dilontarkan apabila korban menolak mengikuti perintah mereka.

Berita Lainnya  Pelaku Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dibungkus Kardus Ditangkap

“Diancam mau dibunuh pakai pisau kalau nolak. Direkam pakai kamera ponsel,” kata istri korban dalam keterangan tertulis yang diterima Tangerangupdate.com, Senin 3 Agustus 2026.

Usai mengalami penyiksaan, sekitar pukul 04.30 WIB korban dipindahkan ke rumah kontrakan milik salah satu terduga pelaku dan dikunci dari dalam.

Kesempatan untuk melarikan diri baru didapat sekitar pukul 06.30 WIB, saat para terduga pelaku tertidur. Korban kemudian keluar melalui celah jendela yang tidak dipasangi teralis.

Berita Lainnya  Aksi Bejatnya Terekam CCTV, Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah 8 Tahun di Bekasi

Setelah berhasil menyelamatkan diri, korban meminta pertolongan kepada Ketua RT setempat.

“Suami saya berhasil kabur lewat celah jendela yang tidak berteralis saat mereka sedang tidur,” pungkasnya.***

Sumber : tanggerangupdate.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Anak Buahnya Kena OTT KPK, Petani Karawang Sempat Demo Minta Prabowo Copot Nusron Wahid

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka dalam kasus suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kementerian ATR/BPN, di mana...

Bahlil Enggan Komentari Kader Golkar yang Ikut Kena OTT KPK : “Dinda, Mohon Maaf ya…!”

JAKARTA - Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, enggan mengomentari kasus yang menjerat kader partainya, Fahd El Fouz alias Fahd A. Rafiq. Saat sejumlah jurnalis...

Publik Masih Penasaran Alasan Purbaya Dicopot dari Posisi Menkeu

Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari posisi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto. Meskipun keputusan ini merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, tetapi publik masih penasaran alasan...

Sudah 10 Hari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Dihentikan

Operasi SAR gabungan resmi menghentikan pencarian terhadap 5 jurnalis dan 3 kru kapal KM Arupadhatu I yang hilang di perairan Selat Sunda pada Kamis,...

Massa Rusak Makopolres Sumba Barat, Setelah Polisi Tembak Mati Pencuri Ternak

SUMBA BARAT - Sejumlah ruangan kerja di Makopolres Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dirusak oleh massa saat memprotes insiden polisi menembak mati warga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan