Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Lokalisasi Tenda Biru Cibitung – Bekasi Digerebek, Polisi Ungkap Kasus Eksploitasi Anak yang Dipekerjakan untuk Layani Lelaki Hidung Belang

BEKASI – Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan eksploitasi seksual anak di kawasan lokalisasi “Tenda Biru”, Cibitung, Bekasi.

Para korban merupakan anak di bawah umur yang dipekerjakan sebagai Pemandu Lagu (PL) untuk melayani ‘lelaki hidung belang’.

Sejumlah barang bukti diamankan, 37 orang diperiksa, termasuk 8 orang masih di bawah umur.

Sementara, 12 orang ditetapkan tersangka dengan ancaman pidana perdagangan orang dengan hukuman 15 tahun penjara.

Polisi memastikan pengungkapan kasus ini dipastikan bukan semata-mata berawal dari unggahan viral seorang warga negara (WN) Jepang di media sosial.

Direktur PPA-PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo, mengatakan bahwa penyelidikan dilakukan berdasarkan berbagai sumber informasi yang diterima kepolisian, termasuk laporan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), patroli siber, dan pemantauan akun media sosial yang dikelola Direktorat PPA PPO.

Berita Lainnya  Buka Rok Siswa dan Pegang Kemaluan, Guru Agama Nyaris Diamuk Wali Murid hingga Diamankan Polisi

“Jadi bukan semata-mata karena ada informasi atau unggahan dari warga negara Jepang, tapi sebenarnya informasi ini juga dari KPAI yang sudah memberikan informasi terkait adanya pemanfaatan anak dalam eksploitasi atau perdagangan seksual anak,” jelas Kombes Pol. Rita saat konferensi pers, Rabu (8/7/26).

Menurut Kombes Pol. Rita, Direktorat PPA PPO memiliki tim yang secara khusus memantau berbagai konten kekerasan berbasis gender di media sosial. Pemantauan dilakukan bersama Direktorat Siber Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, dan Direktorat PPA Bareskrim Polri.

Berita Lainnya  Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : "Saya Akui Bupati Aep Visioner"

Kasus dugaan eksploitasi anak itu sempat menjadi sorotan setelah beredar unggahan akun media sosial berbahasa Jepang yang diduga mencari anak perempuan berusia 16 hingga 17 tahun di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Unggahan tersebut memunculkan dugaan adanya keterlibatan warga negara asing sebagai pelanggan. Kombes Pol. Rita mengatakan hingga kini penyidik belum menemukan bukti keterlibatan warga negara Jepang dalam perkara yang sedang diusut.

“Dari keterangan para korban memang ada yang melayani tamu-tamu asing, tapi terhadap warga negara yang tadi disebutkan mereka menyebutkan tidak pernah bertemu. Itu hanya muncul dalam konten yang disampaikan secara online,” ujarnya.

Berita Lainnya  Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Usai Laga Persib Bandung vs Garudayaksa

Lebih lanjut ia menyampaikan. penyidik tidak menutup kemungkinan untuk menelusuri dugaan tersebut apabila ditemukan alat bukti baru.

Kombes Pol. Rita menegaskan, sampai saat ini hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan penyidik belum menemukan indikasi keterlibatan warga negara Jepang dalam praktik eksploitasi seksual anak tersebut.

“Kalau memang dalam penelusuran nanti kita temukan ada indikasi warga negara yang tadi disebutkan, pastinya kita akan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Yang paling utama juga kami berkoordinasi dengan Divhubinter Polri,” ungkapnya.***

Sumber : TribrataNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan