Minggu, Juni 14, 2026
spot_img

Tradisi Gubyag Balong Awali Peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-58 Tahun

PURWAKARTA – Tradisi gubyag balong, yakni menangkap ikan bersama-sama menggunakan tangan kosong di kolam atau balong, kembali digelar sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan Hari Jadi ke-58 Kabupaten tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Lembur Harepan, Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu (13/6/2026) itu disambut antusias ratusan warga.

Mereka turun langsung ke dalam balong untuk menangkap ikan yang sebelumnya ditebar oleh panitia.

Salah seorang warga, Deni (42), mengaku senang dapat mengikuti tradisi yang sarat nilai kebersamaan tersebut.

“Senang bisa ikut gubyag balong. Lumayan dapat ikan, ini juga jadi hiburan dan silaturahmi warga. Tadi meriah banget,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Hal senada disampaikan warga lainnya, Irfan (35). Menurutnya, tradisi gubyag balong menjadi daya tarik tersendiri karena melibatkan masyarakat secara langsung.

Berita Lainnya  Instagram Down Saat Demo Mahasiswa, ini Penjelasan Meta

“Jarang ada kegiatan yang bisa dinikmati semua kalangan seperti ini. Anak-anak, orang tua, semuanya bisa ikut. Mudah-mudahan tradisi seperti ini terus dilestarikan,” katanya.

Gubyag balong sebagai pembuka Hari Jadi Purwakarta

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengatakan gubyag balong sengaja dipilih sebagai pembuka rangkaian Hari Jadi Purwakarta agar seluruh masyarakat dapat merasakan kemeriahan perayaan.

“Hari ini kita melaksanakan gubyag balong sebagai pamuka lawang rangkaian Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan ke-58 Kabupaten Purwakarta tahun 2026. Kita ingin seluruh aktivitas dalam rangka hari jadi Purwakarta ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Midan.

Berita Lainnya  FORDAS Cilamaya Berbunga Ajak MUI dan Ormas Islam 'Dakwahkan' Kampanye Lingkungan Hidup Lewat Khutbah Jumat

Ia menjelaskan, pada kegiatan perdana di Pondoksalam, pemerintah menebarkan sekitar 400 kilogram atau empat kuintal ikan ke dalam balong.

Tradisi serupa juga akan digelar secara serentak di 17 kecamatan pada 20 Juni 2026 dengan alokasi tiga kuintal ikan di setiap lokasi.

Menurutnya, konsep perayaan tahun ini sengaja diperluas hingga tingkat kecamatan agar masyarakat tidak hanya terpusat pada kegiatan di ibu kota kabupaten.

“Kalau dulu seluruh kegiatan difokuskan di tingkat kabupaten, sekarang kita dorong agar kecamatan juga menyelenggarakan kegiatan masing-masing. Jadi masyarakat tidak perlu selalu datang ke pusat kabupaten untuk merasakan kemeriahan hari jadi Purwakarta,” kata dia.

Selain gubyag balong, kata Midan, berbagai kegiatan lain juga telah disiapkan, mulai dari Safari Cinta, istigasah, ziarah ke Makam Syekh Baing Yusuf, Muru Indung Cai, hingga berbagai perlombaan tradisional yang akan digelar di masing-masing kecamatan.

Berita Lainnya  Forum KUB Soroti 'Jalan Butut' yang Dilalui Siswa Inspiratif, Angga : 'Karawang Utara Hanya Diingat saat Musim Kampanye'

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, mengatakan peringatan Hari Jadi Purwakarta tahun ini dirancang agar benar-benar menjadi pesta rakyat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap seluruh warga ikut berpartisipasi dan menyemarakkan berbagai kegiatan yang telah disiapkan dalam rangka Hari Jadi Purwakarta 2026 sehingga momentum tersebut menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan kecintaan terhadap Purwakarta.***

Artikel ini telah tayang di Kompas : https://bandung.kompas.com/read/2026/06/13/185030378/mengenal-tradisi-gubyag-balong-di-purwakarta-saat-warga-berebut-tangkap-ikan.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pimpin Langsung Sidak, Bupati Aep Temukan THM hingga Minol Tak Berizin

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung agenda inspeksi mendadak (sidak) terhadap beberapa Tempat Hiburan Malam (THM), pada Sabtu (13/6/2026) malam. Didampingi Wakil...

Polemik Theatre Night Mart, Toto : “Ada Indikasi Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM”

KARAWANG - Sejak awal kali pertama beroperasi, dugaan 'aksi kucing-kucingan' dengan Pemkab Karawang dilakukan Theatre Night Mart - tempat hiburan malam (THM) di Jalan...

Gegara Berselisih di Medsos, Remaja di Bekasi Tewas Dikeroyok, 6 Pelaku Diamankan

KOTA BEKASI - Sebanyak enam orang diamankan Polres Metro Bekasi Kota, karena diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan remaja berinisial SRR...

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan