Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Tradisi Gubyag Balong Awali Peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-58 Tahun

PURWAKARTA – Tradisi gubyag balong, yakni menangkap ikan bersama-sama menggunakan tangan kosong di kolam atau balong, kembali digelar sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan Hari Jadi ke-58 Kabupaten tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Lembur Harepan, Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu (13/6/2026) itu disambut antusias ratusan warga.

Mereka turun langsung ke dalam balong untuk menangkap ikan yang sebelumnya ditebar oleh panitia.

Salah seorang warga, Deni (42), mengaku senang dapat mengikuti tradisi yang sarat nilai kebersamaan tersebut.

“Senang bisa ikut gubyag balong. Lumayan dapat ikan, ini juga jadi hiburan dan silaturahmi warga. Tadi meriah banget,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Hal senada disampaikan warga lainnya, Irfan (35). Menurutnya, tradisi gubyag balong menjadi daya tarik tersendiri karena melibatkan masyarakat secara langsung.

Berita Lainnya  Pernyataan 'Menyesatkan', Kantor Hukum Hotman Paris Didemo

“Jarang ada kegiatan yang bisa dinikmati semua kalangan seperti ini. Anak-anak, orang tua, semuanya bisa ikut. Mudah-mudahan tradisi seperti ini terus dilestarikan,” katanya.

Gubyag balong sebagai pembuka Hari Jadi Purwakarta

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengatakan gubyag balong sengaja dipilih sebagai pembuka rangkaian Hari Jadi Purwakarta agar seluruh masyarakat dapat merasakan kemeriahan perayaan.

“Hari ini kita melaksanakan gubyag balong sebagai pamuka lawang rangkaian Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan ke-58 Kabupaten Purwakarta tahun 2026. Kita ingin seluruh aktivitas dalam rangka hari jadi Purwakarta ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Midan.

Berita Lainnya  Sengketa Catut Nama Apoteker Melasuka Karawang Berujung Laporan Pidana

Ia menjelaskan, pada kegiatan perdana di Pondoksalam, pemerintah menebarkan sekitar 400 kilogram atau empat kuintal ikan ke dalam balong.

Tradisi serupa juga akan digelar secara serentak di 17 kecamatan pada 20 Juni 2026 dengan alokasi tiga kuintal ikan di setiap lokasi.

Menurutnya, konsep perayaan tahun ini sengaja diperluas hingga tingkat kecamatan agar masyarakat tidak hanya terpusat pada kegiatan di ibu kota kabupaten.

“Kalau dulu seluruh kegiatan difokuskan di tingkat kabupaten, sekarang kita dorong agar kecamatan juga menyelenggarakan kegiatan masing-masing. Jadi masyarakat tidak perlu selalu datang ke pusat kabupaten untuk merasakan kemeriahan hari jadi Purwakarta,” kata dia.

Selain gubyag balong, kata Midan, berbagai kegiatan lain juga telah disiapkan, mulai dari Safari Cinta, istigasah, ziarah ke Makam Syekh Baing Yusuf, Muru Indung Cai, hingga berbagai perlombaan tradisional yang akan digelar di masing-masing kecamatan.

Berita Lainnya  Imbas Sayembara Dedi Mulyadi, Warga Rame-rame Turun ke Jalan Sweeping Buru Pelaku Begal

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, mengatakan peringatan Hari Jadi Purwakarta tahun ini dirancang agar benar-benar menjadi pesta rakyat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap seluruh warga ikut berpartisipasi dan menyemarakkan berbagai kegiatan yang telah disiapkan dalam rangka Hari Jadi Purwakarta 2026 sehingga momentum tersebut menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan kecintaan terhadap Purwakarta.***

Artikel ini telah tayang di Kompas : https://bandung.kompas.com/read/2026/06/13/185030378/mengenal-tradisi-gubyag-balong-di-purwakarta-saat-warga-berebut-tangkap-ikan.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan