Minggu, Oktober 25, 2026
Google search engine

Karawang Darurat Pedofil Anak, Kompak Law Firm Minta DP3A dan KPAI Lebih Pro Aktif

KARAWANG – Terhitung dalam satu bulan terakhir pada periode Mei 2026, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kompak Law Firm mencatat ada empat laporan atau aduan masyarakat kepada lembaganya, terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Atas kondisi ini, Kompak Law Firm menilai jika Kabupaten Karawang sedang dalam kondisi ‘Darurat Pedofil Anak’. Karena tidak menutup kemungkinan masih banyak kekerasan seksual anak yang belum tercium ke publik.

Oleh karenanya, Kompak Law Firm meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak hanya sekadar menerima laporan kasus dari masyarakat.

Berita Lainnya  Cuma Gegara 'Curanrek', 2 Remaja di Bekasi Duel Maut dengan Sajam hingga Tewas

Melainkan lebih pro aktif lagi dalam memberikan perlindungan terhadap para korban kekerasan seksual anak, sampai dengan penanganan perkaranya inkrah di pengadilan.

“Maka, saya sarankan agar kedua lembaga ini lebih pro aktif lagi. Jadi tidak hanya sekadar menerina laporan. Tetapi benar-benar mengawal dan melindungi korban, menyiapkan perangkat perlindungan korban dan saksi. Karena yang saya tangani ini, mereka banyak ditakut-takuti dan diancam oleh pelaku,” tutur  Direktur LBH Kompak Law Firm, H. Sukur Mulyono, Senin (1/6/2026).

Berita Lainnya  Polisi Tangkap Oknum Suporter Pelaku Pelemparan Batu dan Perusakan Bus Rombongan Pemain Persib EPA

Bukan hanya DP3A dan KPAI, Kompak Law Firm juga  meminta Polres Karawang lebih bergerak cepat lagi ketika menerima laporan kasus yang serupa.

Ketika laporan sudah dilakukan secara prosedur, melakukan visum hingga meminta keterangan saksi, maka pelaku pedofil anak harus segera ditangkap.

“Karena kalau tidak segera ditangkap dan biarkan, saya khawatir akan berjatuhan korban-korban lainnya. Saya minta ke Pak Kapolres agar segera dan lebih cepat dalam menangani kasus-kasus pelecehan anak di bawah umur,” harap Mulyono.

“Jadi ketika masuk laporan, langsung visum, periksa saksi dan langsung tangkap pelaku. Karena tingkat kasus pedofil anak di Karawang ini luar biasa. Bayangkan saja, hanya dalam satu bulan sudah ada empat perkara yang masuk ke Kompak Law Firm,” tutup Mulyono.***

Berita Lainnya  Teror Terhadap Aktivis Bermunculan, Kini Giliran Korbid Sospol BEM UI Dikeroyok OTK

Ket foto : Direktur LBH Kompak Law Firm, H. Sukur Mulyono – Kepala DP3A Karawang, Wiwiek Krisnawati – Komisioner KPAI Jabar, Wawan Wartawan.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo : “Saya Tidak Mau Jadi Presiden, Rakyat Saya Miskin Terus, Malu Saya”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan lebih baik tidak menjabat sebagai presiden, jika rakyat Indonesia terus hidup dalam kemiskinan. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat...

Ruko Gudang Makanan Ringan Terbakar, 1 Orang Tewas, Warga Malah Jarah Logistik

BENGKULU - Polresta Bengkulu langsung bergerak cepat mengamankan 12 warga yang diduga kuat melakukan penjarahan barang pascakebakaran maut. Aksi penjarahan logistik makanan ringan ini terjadi...

Kyai Kampung Demo Desak KPK Segera Tangkap Nusron Wahid

JAKARTA - Massa yang menamakan diri sebagai Kader dan Elemen KPK Nahdlatul Ulama (KPK NU) menggelar aksi unjuk rasa serta Istigasah Kubro di depan...

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan