Rabu, Juli 15, 2026
spot_img

Kasusnya Asli Ditangani Polisi, Tapi Video Viral Klarifikasi Ibu Santriwati Ternyata Hanya Konten

KARAWANG – Terkait video viral klarifikasi seorang ibu dari santriwati yang menjelaskan anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah, ternyata video viral tersebut hanya video hasil konten kreator (bukan video klarifikasi asli).

Entah apa tujuan dari pembuatan video tersebut, apakah untuk hiburan semata atau bentuk ‘satire’ terhadap kasus dugaan pencabulan yang sedang bergulir, tetapi berdasarkan penelusuran Redaksi Opiniplus.com, video viral klarifikasi tersebut dipastikan bukan video asli dari salah satu korban.

Berita Lainnya  Sidang Kasus Ade Kunang, Ono Surono Bantah Dugaan Aliran Dana untuk Konferda PDIP Jabar

Pasalnya, dalam video lain yang dilanair dari instagram @rarayarti memperlihatkan hasil rekaman gagal pembuatam video. Yaitu dimana si ibu yang diketahui bernama Hamidun tersebut terlihat ‘cengengesan’ saat beberapa kali gagal melakukan akting adegan.

Polisi Tetapkan Pengasuh Ponpes Padang Ati sebagai Tersangka

Namun demikian, kasus dugaan pencabulan terhadap para santriwati ini kasus nyata yang sedang ditangani pihak Polres Pekalongan.

Pasalnya, sejak tersangka AKF (54), pimpinan pondok pesantren (ponpes) atau Padepokan Padang Ati ditangkap usai solat idul adha pada Rabu (27/5/2026) kemarin, kini penyidik Polres Pekalongan telah menetapkan AKF sebagai tersangka.

Berita Lainnya  Truk Terobos Lampu Merah di Bekasi Tabrak 6 Pengedara, 1 Orang Tewas

AKF kini telah mendekam di sel tahanan Polresta Pekalongan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut atas dugaan pencabulan terhadap 25 santriwati.***

Ket foto : Tangkapan layar video viral klarifikasi ibu santriwati yang mengaku anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah. Tetapi dalam tangkapan layar video lain terlihat bahwa video klarifikasi tersebut hanya sebuah konten kreator.

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Kaki Maling Motor Pembunuh Ojol di Tangerang

TANGGERANG - Polisi menangkap pria bernama Rahmat Dimas, pelaku pembunuhan driver ojek online (ojol) berinisial ATP saat sedang tidur di base camp ojol di...

Viral! Bayi ini Diberi Nama Muhammad MBG Subianto

WONOSOBO - Seorang bayi laki-laki di Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi perbincangan di media sosial seusai diberi nama...

Sakit Hati karena Sering Di-bully, Siswa ini Ledakan Bom Rakitan di Lingkungan Sekolah

PADANG - Diduga menyimpan dendam karena sering mendapatkan perundungan atau bullying dari temannya, R (17) siswa MAN 3 Padang - Sumatera Barat, meledakan bom...

KPK Dalami Aliran Dana Rp100 juta ke Gus Miftah dalam Kasus Korupsi Proyek JGSS

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah yang diduga menerima Rp 100 juta dari proyek pembangunan jalur...

Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah – Jaksel

JAKARTA - Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku pria berinisial MY...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan