Minggu, Oktober 25, 2026
Google search engine

Polda Jabar akan Tindak Konten ‘Teror Pocong’ di Media Sosial

BANDUNG – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengambil sikap tegas menanggapi maraknya fenomena konten viral bertema “teror pocong” di media sosial yang memicu kepanikan massal.

Masyarakat diimbau keras untuk menyetop kreativitas digital negatif, baik yang menggunakan rekayasa teknologi Artificial Intelligence (AI) maupun aksi prank konvensional demi berburu viewer.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengungkapkan, bahwa jajaran siber dan intelijen kini tengah mendalami sejumlah akun pengunggah video horor tersebut.

Hasil penelusuran digital menunjukkan mayoritas konten ketuk pintu rumah warga yang viral belakangan ini murni merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan, vlog setingan, dan aksi jahil kelompok remaja.

Berita Lainnya  Loncat dari Lantai 3 Gedung, Aksi Heroik Seorang Ibu Saat Selamatkan Bocah dari Kebakaran

“Fenomena prank pocong di kampung atau pos ronda sebenarnya dulu pernah ada. Namun, untuk kejadian yang viral saat ini, dampaknya sudah sangat kebablasan karena menimbulkan ketakutan kolektif dan meresahkan warga di beberapa daerah,” ujar Hendra, dalam keterangan resminya, dilansir dari TribrataNews, Selasa (26/5/2026).

Dampak dari disinformasi visual ini ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata. Kabid Humas membeberkan bahwa akibat narasi liar di media sosial, ketertiban umum mulai terganggu secara nyata.

Di sejumlah wilayah, warga yang ketakutan bahkan mulai melakukan ronda malam secara berkelompok dengan membawa senjata tajam atau pemukul karena cemas saat harus melintas di area yang diisukan angker.

Berita Lainnya  Liput Demo Karhutla, 2 Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan Massa Berbaju Hitam

“Ini betul-betul sudah mengganggu ketertiban masyarakat. Karena itu, langkah pertama kami adalah mendatangi para kreator konten tersebut untuk diberikan imbauan keras dan pembinaan di tempat,” tegas Kabid Humas.

Polda Jabar juga memperingatkan para netizen dan pembuat konten untuk tidak bermain-main dengan isu kamtibmas. Pihak kepolisian memastikan tidak akan segan-segan menyeret para pelaku ke ranah hukum pidana jika konten bohong yang mereka produksi terbukti secara sengaja mengganggu ketertiban umum atau memicu keonaran.

Berita Lainnya  Polisi Tangkap Oknum Suporter Pelaku Pelemparan Batu dan Perusakan Bus Rombongan Pemain Persib EPA

Selaras dengan program unggulan kamtibmas di Bumi Pasundan, Polda Jabar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan dan menyaring setiap informasi misteri yang beredar di gadget masing-masing.

“Mari bersama-sama kita implementasikan semangat Sauyunan Jaga Lembur untuk menjaga situasi kamtibmas di lingkungan kita tetap aman, tertib, dan kondusif tanpa dibayangi hoaks yang menakut-nakuti publik,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo : “Saya Tidak Mau Jadi Presiden, Rakyat Saya Miskin Terus, Malu Saya”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan lebih baik tidak menjabat sebagai presiden, jika rakyat Indonesia terus hidup dalam kemiskinan. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat...

Ruko Gudang Makanan Ringan Terbakar, 1 Orang Tewas, Warga Malah Jarah Logistik

BENGKULU - Polresta Bengkulu langsung bergerak cepat mengamankan 12 warga yang diduga kuat melakukan penjarahan barang pascakebakaran maut. Aksi penjarahan logistik makanan ringan ini terjadi...

Kyai Kampung Demo Desak KPK Segera Tangkap Nusron Wahid

JAKARTA - Massa yang menamakan diri sebagai Kader dan Elemen KPK Nahdlatul Ulama (KPK NU) menggelar aksi unjuk rasa serta Istigasah Kubro di depan...

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan