Sabtu, Juli 11, 2026
spot_img

SMAN 1 Purwakarta Ditunjuk sebagai ‘Sekolah Maung’, Buka Pendaftaran 25-29 Mei

PURWAKARTA – SMAN 1 Purwakarta resmi ditunjuk sebagai Sekolah Maung atau sekolah berkonsep Manusia Unggul oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penunjukan tersebut dilakukan setelah sekolah melalui proses verifikasi ketat terkait prestasi akademik, non-akademik hingga kualitas lulusan.

Staf Humas SMAN 1 Purwakarta, Prima Wulan Meirani mengatakan, status Sekolah Maung bukan didapat secara tiba-tiba, melainkan melalui proses penilaian dari berbagai pihak.

“SMAN 1 Purwakarta itu tidak tiba-tiba ditunjuk jadi SMA Maung atau Manusia Unggul. Jadi sebelumnya memang sudah ada wacana dan sekolah kami diverifikasi terlebih dahulu oleh KCD dan pihak provinsi,” ujar Prima, dilasir dari RadarKarawang.id.

Menurutnya, proses verifikasi mencakup banyak aspek, mulai dari capaian akademik siswa, prestasi non-akademik, hingga rekam jejak lulusan yang berhasil melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Berita Lainnya  Gedung Serbaguna Kampus Unsika 2 Mulai Dibangun

“Dicek apakah ada prestasi akademiknya, non-akademiknya, kemudian ada alumni yang kuliah di luar negeri atau tidak. Kebetulan syarat-syarat itu ada semua di kami, sehingga akhirnya ditetapkan sebagai Sekolah Maung,” katanya.

Prima menjelaskan, transformasi Sekolah Maung akan terlihat dari sistem penerimaan siswa baru hingga metode pembelajaran di sekolah. Pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, SMAN 1 Purwakarta hanya membuka tiga jalur penerimaan, yakni prestasi akademik, prestasi non-akademik, dan jalur CIBI atau Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa.

Untuk jalur CIBI, calon siswa diwajibkan memiliki hasil tes IQ minimal 130. Selain itu, penilaian juga akan mempertimbangkan nilai rapor sebesar 40 persen dan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebesar 60 persen.

Sementara jalur prestasi akademik diperuntukkan bagi siswa berprestasi melalui nilai rapor maupun ajang seperti OSN dan O2SN dengan minimal capaian tingkat provinsi. Sedangkan jalur non-akademik mencakup kategori kejuaraan dan kepemimpinan.

Berita Lainnya  SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

Prima menuturkan, pendaftaran SPMB SMAN 1 Purwakarta akan dibuka pada 25 hingga 29 Mei 2026. Adapun pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 8 Juni 2026.

“Pendaftarannya tanggal 25 sampai 29 Mei, lalu pengumumannya tanggal 8 Juni. Jadi hanya satu tahap saja,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini pihak sekolah masih menunggu petunjuk teknis resmi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat terkait pelaksanaan Sekolah Maung dan SPMB tersebut.

Selain perubahan sistem penerimaan siswa, SMAN 1 Purwakarta juga akan menghadirkan pola pembelajaran berbeda melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi negeri ternama.

Kerja sama tersebut nantinya memungkinkan hadirnya dosen tamu dari PTN untuk mendukung proses pembelajaran siswa.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Siapkan Beasiswa Pelatihan ke Inggris bagi Siswa dan Guru Berprestasi di 'Sekolah Maung'

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Purwakarta, Sidik Tamsil menyambut positif penunjukan sekolahnya sebagai Sekolah Maung. Menurutnya, program tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar bagi sekolah dalam mencetak generasi unggul.

“Kami menerima dengan senang hati karena dengan adanya siswa-siswa berprestasi ini, kami berharap kualitas anak-anak juga semakin unggul,” ujar Sidik.

Ia mengatakan, peningkatan kualitas tidak hanya dituntut dari siswa, tetapi juga tenaga pendidik di sekolah.

“Kalau anak-anaknya bagus, guru-gurunya juga harus bagus. Jadi dimungkinkan akan ada asesmen terhadap kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan,” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Ulama dan Ormas Islam di Bekasi Demo Tolak Legalisasi THM Lewat Perda Pariwisata

BEKASI - Puluhan ulama dan ratusan warga berunjuk rasa di depan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis 9 Juli 2026. Mereka menolak...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan