Sabtu, Juli 11, 2026
spot_img

Mahasiswa UBP Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Persoalan Tambak Rakyat di Karawang Utara

KARAWANG – Bertempat di depan gedung rektorat, ratusan mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar nobar dan diskusi film ‘Pesta Babi’, Jumat (22/5/2026), sekitar pukul 19.00 WIB.

Tidak seperti di beberapa daerah lainnya yang dibubarkan aparat, justru kegiatan nobar dan diskusi film Pesta Babi di kampus ini didudukung langsung oleh pihak kampus.

Sehingga para mahasiswa bisa menyaksikan film sarat kontroversial ini dengan tenang dan membawa isu atau tema utama filmnya ke dalam sebuah diskusi.

Berita Lainnya  Aturan Teknis Belum Jelas, Sekolah Swasta di Purwakarta Bingung Jalankan Program SSK Dedi Mulyadi

Ketua BEM Fakultas Teknik UBP Karawang, Santang mengatakan, kegiatan nobar dan diskusi film Pesta Babi ini digelar antar BEM dan Himawa kampus, serta didukung oleh ‘watchdoc’ kampus.

Disampaikannya, kegiatan nobar dan diskusi film Pesta Babi ini untuk melahirkan ruang budaya diskusi dan berpikir kritis yang dibutuhkan mahasiswa UBP Karawang.

Adapun isu atau tema utama yang didiskusikan melalui kegiatan ini, Santang mengaku tidak ingin terlalu jauh menyoroti persoalan di Papu. Melainkan berfokus pada persoalan tambak-tambak rakyat di wilayah Karawang Utara yang diduga diambil paksa oleh negara dengan dalih Proyek Strategis Nasional (PSN).

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Siapkan Beasiswa Pelatihan ke Inggris bagi Siswa dan Guru Berprestasi di 'Sekolah Maung'

“Dan kami merencanakan untuk meninjau ke sana secara langsung (tambak rakyat di Karawang Utara, red,” tuturnya.

Diketahui, kegiatan nobar dan diskusi film Pesta Babi ini diselenggarakan oleh ;

1. BEM Fakuktas Teknik UBP
2. BEM Fakuktas Farmasi UBP
3. BEM Fakuktas Hukum UBP
4. Sistem Informasi UBP
5. Himpunan Mahasiswa Akuntansi UBP
6. Perpustakaan Punggung
7. Perempuan Agora
8. Aksi Kamisan Karawang
9. Sepetak_official/Serikat Pekerja Tani Karawang

Berita Lainnya  Gedung Serbaguna Kampus Unsika 2 Mulai Dibangun

***

Reporter : Cecep Kurniawan

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan