Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Wakil Wali Kota Bekasi Desak SPBE Segera Ganti Rugi Korban Terdampak Kebakaran

KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mendesak pihak Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, segera ganti rugi kepada para korban terdampak kebakaran.

Sebab, Bobihoe mengatakan, hal itu perlu dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab pihak SPBE kepada masyarakat yang rumahnya mengalami dampak kerusakan.

“Insya Allah harus (terealisasi), memang mereka janji untuk melakukan perbaikan terhadap rumah-rumah warga,” tegas Bobihoe, dikutip pada Selasa (5/5/2026).

Desakan itu bukan tanpa sebab, Bobihoe menjelaskan berdasarkan informasi yang ia terima, memang saat ini untuk ganti rugi belum seluruhnya tersalurkan.

Ia menyebut, kendala utama belum terealisasinya bantuan senilai Rp 7 miliar untuk rumah-rumah warga yang terdampak kerusakan, karena pemilik SPBE masih berusaha memproses realisasi bantuan anggaran tersebut.

Berita Lainnya  Prabowo Sarankan Atap Rumah Kembali Pakai Ijuk, Atap Seng Dapat Akibatkan Kanker Paru-paru

“Saya kira dari teman-teman itu kan sudah melakukan survei. Mereka sendiri yang melakukan survei ke rumah yang rusak, kemudian mereka sendiri yang melakukan estimasi penganggaran itu kurang lebih sekitar 7 miliar lebih, itu yang memang iqki lagi tunggu. Saya kira kendala memang di pemilik karena ini memang badan usaha milik asing ya, kita coba akan terus supaya (cepat terealisasi),” jelasnya.

Sebagai informasi, diduga sejumlah korban kebakaran SPBE memasang spanduk berisi tuntutan kepada PT Indogas Andalan Kita selaku pengelola, lantaran belum tersalurkannya kompensasi kepada warga yang terdampak.

Dalam spanduk itu, tertulis enam poin tuntutan, diantaranya pemindahan tangki berkapasitas 50 ton dalam waktu sepekan, ganti rugi sebesar Rp7,6 miliar, pertanggungjawaban atas korban luka dan meninggal dunia, kompensasi bagi warga terdampak, hingga penyediaan posko tanggap darurat oleh pihak pengelola.

Berita Lainnya  Bangli di Rengasdengklok juga Ditertibkan, Bupati Aep : "Akan Dibangun Jalan Alternatif Tanjungpura-Rengasdengklok untuk Kurangi Kemacetan"

Pertamina Yakinkan Pengelola SPBE Bekasi Tanggung Jawab

Diberitakan sebelumnya, Pertamina memastikan pihak manajemen PT Indogas Andalan Kita selaku pengelola Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, akan bertanggung jawab penuh atas dampak kebakaran yang terjadi pada Rabu (1/4/2026).

Hal tersebut disampaikan Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria.

“Pertamina memastikan bahwa SPBE akan bertanggung jawab atas dampak dari insiden tersebut,” kata Susanto kepada Tribun Bekasi saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).

Susanto menjelaskan, pihak SPBE telah menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan kerugian warga terdampak, dengan melibatkan pemerintah setempat dalam prosesnya.

Berita Lainnya  Menteri HAM Luruskan Pernyataan Presiden Prabowo Soal 'Londo Ireng'

“⁠Pihak SPBE telah menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan rumah terdampak, seperti ganti rugi, dimana dalam prosesnya nanti akan melibatkan pemerintah setempat, prinsipnya rumah dapat digunakan seperti sediakala,” jelasnya.

Selain itu, Susanto menuturkan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, Pertamina melalui program Pertamina Peduli terus menyalurkan bantuan logistik.

“Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melalui Pertamina Peduli sudah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan berupa makanan siap saji setiap harinya hingga hari ini kepada warga terdampak yang disampaikan melalui posko gabungan,” tuturnya.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan