Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Berlangsung Dramatis, Banyak Penumpang Perempuan Terjepit

KOTA BEKASI – Kereta Api (KA) Jarak Jauh bertabrakan dengan kereta KAI Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam.

Belum diketahui ada berapa jumlah korban dalam insiden ini. Tetapi berdasarkan video yang beredar di media sosial, proses evakuasi terlihat berlangsung dramatis.

Pasalnya, banyak penumpang perempuan yang terjepit

“Gerbong belakang nggak tau selamat atau nggak, kita di depan aja mental sampai sejauh itu gimana yang belakang,” tutur salah seorang penumpang.

Di tengah simpang siur informasi, sebuah video dari warga lokal justru memberikan penjelasan paling rinci terkait kronologi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini.

Berita Lainnya  Liga Tarkam di Purbalingga Ricuh, Wasit Bonyok Dikeroyok Suporter

Dalam video yang beredar, warga tersebut menyebut insiden melibatkan tiga kereta dan satu mobil listrik. Ia menjelaskan, rangkaian KRL Commuter Line tujuan Cikarang saat itu sedang berhenti di stasiun untuk menaikkan penumpang.

Ketika hendak kembali berjalan, KRL tidak bisa melanjutkan perjalanan karena jalur di depannya terhalang insiden lain, yakni sebuah mobil listrik yang lebih dulu tertabrak oleh kereta di lintasan yang sama. Akibat kejadian itu, perjalanan KRL tertahan dan harus menunggu proses penanganan.

Namun, saat KRL masih dalam kondisi berhenti tersebut, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi tiba-tiba datang dari belakang dan menabrak rangkaian KRL. Benturan keras pun tak terhindarkan.

Berita Lainnya  Ditabrak Minibus, Pemotor Ayah dan Putrinya Tewas Sampai Terpental ke Atap Bengkel

Dampak tabrakan sangat parah hingga bagian depan KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan merangsek masuk ke dalam gerbong wanita KRL. Gerbong tersebut menjadi titik paling terdampak dengan banyak korban luka, bahkan dilaporkan terdapat korban meninggal dunia.

Meski video warga ini dinilai menjelaskan kronologi secara rinci, hingga saat ini pihak berwenang belum mengonfirmasi secara resmi urutan pasti kejadian. PT KAI Daop 1 Jakarta masih fokus pada evakuasi korban dan pemulihan jalur, sementara investigasi terus berlangsung.

Berita Lainnya  Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

Perjalanan kereta api di lintas Bekasi–Cikarang pun masih mengalami gangguan signifikan akibat insiden tersebut.

Sementara, Vice President (VP) Corporate Secretary di PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), Karina Amanda, membenarkan adanya kecelakaan antara kereta api jarak jauh dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Betul, saat ini kami masih fokus penanganan di lokasi terlebih dahulu,” kata Karina saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan