Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Kiyai Uyan : Kang Emay Adalah Gus Dur-nya Karawang

KARAWANG – Hari ketujuh wafatnya tokoh senior Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Karawang, almarhum Kang Emay Ahmad Maehi masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar, sanak-saudara maupun sahabat-sahabat terdekatnya.

Almarhum Kang Emay dikenal sebagai tokoh masyarakat yang dicintai para kiyai dan santri, karena memiliki jasa besar terhadap perkembangan dakwah NU di Kota Pangkal Perjuangan.

Terbukti, di hari ketujuh gelaran ‘tahlilan’ di Komplek Pesantren Bani Ali – Rengasdengklok, banyak para kiyai, tokoh NU maupun santri yang ikut mendoakan almarhum.

“Kang Emay memang dicintai banyak orang, terbukti banyak sekali yang merasa kehilangan dan ikut mendoakan almarhum tadi malam. Tidak hanya para kyai dan santri, tapi berbagai tokoh lintas komunitas ikut hadir. Acara tahlilan-pun berjalan khusyu dan khidmat,” tutur KH. Ahmad Ruhyat Hasbi, salah seorang sahabat almarhum yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Attarbiyah – Telagasari, Senin (30/3/2026).

Berita Lainnya  Ramai Video Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Berjalan di Atas Bara Api, Ini Penjelasannya!

Atas kepergian almarhum ini, Kiyai Uyan (sapaan akrab) mengaku sempat diminta adiknya Kang Emay, yaitu Kyai Didin yang juga adik kelasnya di Pondok Pesantren Cipasung untuk menyampaikan testimoni.

Karena menurut Kiyai Uyan, Banyak sekali ‘maziyah’ atau keistimewaan yang Allah SWT berikan kepada almarhum. Oleh karenanya, Kiyai Uyan mengaku ingin menyampaikan 3 hal terkait almarhum Kang Emay.

Pertama, Kang Emay adalah tulang punggung keluarga. Tak lama setelah pulang kuliah dari UIN Jogjakarta, Kang Emay dan 8 adiknya ditinggal wafat ayahnya KH. Ahmad Tamimi. Sebagai anak sulung, Kang Emay berjibaku dan banting tulang untuk membesarkan 8 adiknya yang waktu itu masih kecil-kecil.

Berita Lainnya  Raker Ghazali Center Indonesia Hasilkan 5 Rekomendasi Eksternal untuk Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

Karena almarhum seorang aktivis yang didukung oleh kecerdasan dan kemampuannya yang diatas rata-rata, almarhum berhasil menjabat Ketua KPUD Karawang selama 2 periode. Kang Emay juga merintis beberapa usaha antara lain di bidang gas dan penyewaan tenda. Dengan segala usahanya, akhirnya Kang Emay berhasil menyekolahkan semua adik-adiknya sampai bangku kuliah.

“Juga beberapa di antaranya mondok di berbagai pesantren. Bahkan sampai pernikahan mereka pun Kang Emay yang menanggungnya. Masya Allah,” kata Kiyai Uyan.

Kedua , Kang Emay dikenal orang yang supel dalam bergaul. Almarhum tidak pernah memilah teman, baik dari kalangan kyai, pejabat, LSM, sampai komunitas pecinta Iwan Fals.

“Beliau juga aktivis Forum Kerukunan Umat Beragama, tak heran para tokoh lintas agama menjulukinya Gus Dur-nya Karawang,”  kata mantan Ketua PCNU Karawang ini.

Berita Lainnya  Protes Pemadaman Listrik Bergilir, Pendemo Tumpahkan Bangkai Ayam

Ketiga, Kang Emay adalah pejuang NU sejati. Almarhum tidak pernah melihat siapa yang ngurus NU, karena yang dia cintai bukan personal, tapi NU sebagai organisasi.

“Kang Emay pernah menjadi Ketua GP ANSOR Cabang Karawang, dia juga wakil ketua di PCNU Karawang ketika H. Marzuki dan saya menjabat ketuanya. Jika sudah menyangkut NU, Kang Emay pasti berdiri paling depan, kecintaannya kepada NU tidak diragukan lagi. Selamat jalan kawan!, Allah yagfir wa yarhamkum,” tandas Kiyai Uyan, saat menutup pernyataan testimoninya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan