Rabu, Mei 27, 2026
spot_img

SC Muskab KADIN Jawab Isu ‘Cawe-cawe’, Bupati Aep : Semua Calon Orang-orang Terbaik dan Berintegritas

KARAWANG – Perhelatan calon ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang mulai menuai sorotan publik. Hal ini berawal karena adanya dugaan ‘cawe-cawe’ pejabat maupun anggota DPRD yang dikabarkan mulai melakukan intervensi.

Menjawab isu ini, Ketua Steering Committee (SC) Muskab KADIN ke-VIII, H. Deden Permana menjelaskan, bahwa upaya untuk mendapatkan legitimasi atau dukungan politik merupakan hak masing-masing kandidat maupun calon ketua KADIN. Karena dijelaskannya, KADIN merupakan wadah organisasi tempat berhimpunnya para pengusaha yang harus bersinergi dengan pemerintah.

“Sah-sah saja kalau masing-masing calon mau minta restu ke siapapun,” tuturnya, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com, Minggu (29/3/2026).

Berita Lainnya  Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

Namun demikian, Kang Deden (sapaan akrab) menegaskan, bahwa ketua KADIN terpilih tetap ditentukan melalui forum pemilihan pada 15 April 2026 mendatang. Yaitu dimana setiap voters atau pemilih atau peserta Muskab akan menentukan pilihannya masing-masing.

Disampaikannya, sampai hari ini baru tiga kandidat calon ketua KADIN yang mengambil  formulir pendaftaran. Yaitu Sari Marliani, Arif Dianto dan Rafiudin Firdaus. Dan ketiganya tentu akan melalui proses verifikasi pendaftaran.

“Sampai hari ini SC masih membuka lebar pendaftaran kepada siapapun yang akan maju sebagai calon ketua KADIN. Sebelum tanggal 15 April nanti para calon sudah melalui tahap verifikasi pendaftaran,” terang Kang Deden, yang masih merupakan Ketua PCNU Karawang.

Berita Lainnya  Rivalitas Sepak Bola Cukup 2 x 45 Menit di Dalam Lapangan, Bobotoh Diimbau Tak Mudah Termakan Kabar Hoaks di Medsos

Ditambahkan Kang Deden, KADIN bukanlah organisasi politik. Melainkan organisasi perkumpulan para pengusaha yang menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan perusahaan/industri, serta mendukung setiap kebijakan dan program pemerintah pusat.

“Sesuai dengan visinya, Kadin sebagai platform utama dunia usaha yang inklusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan berkelanjutan. Kemudian terwujudnya dunia usaha yang tangguh, berdaya saing, dan berkeadilan,” terangnya.

Sementara, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menilai ketiga orang kandidat calon ketua KADIN Karawang yang sudah mengambil formulir pendaftaran, semuanya orang-orang terbaik yang memiliki integritas di dunia usaha.

Berita Lainnya  Hari Jadi ke-39 Tahun, Kini PERUMDAM Tirta Tarum Karawang Miliki Gedung Layanan Baru

Bupati Aep menegaskan, siapapun nanti yang terpilih sebagai ketua KADIN Karawang 2026-2031, ia berharap KADIN bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah untuk mencapai visi ‘Karawang Maju’.

“Semuanya orang-orang baik dan memilki integeritas. Semoga KADIN Karawang lebih baik lagi dan menjadi mitra pemda untuk Karawang Maju,” tandas Bupati Aep.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bakal Surati Prabowo, Fraksi Golkar Minta MBG Tak Ambil Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar di MPR RI Melchias Markus Mekeng meminta dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengambil anggaran pendidikan dalam Anggaran...

Fortusis Jabar Minta Kejelasan Program ‘Sekolah Maung’

BANDUNG - Kelompok pemerhati pendidikan Jawa Barat bersama Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) Jawa Barat meminta kejelasan arah dan keberlanjutan program Sekolah Manusia Unggul...

Sebut Masyarakat Sumbar ‘Suku Barbar’, Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) resmi melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri. Laporan ini terkait pernyataan...

Karawang Tidak Boleh Kehilangan Jari Diri sebagai ‘Kota Lumbung Padi’, Bupati Aep : 86.170 Hektar LP2B Dikunci

KARAWANG - Memiliki lahan pertanian seluas 86.170 hektar yang telah 'dikuci' dalam Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), atau sekitar 87% dari Lahan Baku...

Dugaan Pencabulan Anak di Karawang, Kuasa Hukum Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka dan Tahan Terduga Pelaku

KARAWANG - Hampir setahun lebih, tepatnya memakan waktu hingga 14 bulan, penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap anak berinisial CZ (6), dikabarkan mulai mengalami titik...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan