Senin, September 28, 2026
Google search engine

Bupati Aep Ngambek ke Wartawan, Askun : Hanya Miskomunikasi saja!

KARAWANG – Kontroversi kabar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh ‘ngambek’ ke salah seorang wartawan media online berinisial AG di kegiatan santunan yatim piatu yang digelar Rescue Karang Taruna di kantor Kecamatan Karawang Barat, pada Minggu (3/3/2026) kemarin, menyisakan beberapa pertanyaan publik.

Sebagian publik menilai bahwa sikap Bupati Aep tersebut telah menunjukan sikap kepemimpinan anti-kritik terhadap aspirasi pembangunan masyarakat yang disampaikan melalui media massa.

Tetapi sebagian publik lain menilai bahwa persoalan ini hanya masalah miskomunikasi saja, antara Bupati Aep dengan wartawan bersangkutan. Pasalnya, dalam beberapa kali kesempatan kegiatan formal bersama wartawan, Bupati Aep sendiri justru sering meminta kepada wartawan untuk selalu mengingatkan kepemimpinannya.

Berita Lainnya  Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Bahkan Bupati Aep mempersilahkan wartawan untuk menyampaikan kritik konstruktif terhadap program dan kinerja setiap dinas yang dinilai menyimpang dari visi ‘Karawang Maju’.

“Saya sudah komunikasi dengan wartawan AG, saya juga sudah komunikasi dengan beliau (bupati, red). Saya pikir ini hanya masalah miskomunikasi saja,” tutur Pengamat Kebijakan Publik dan Praktisi Hukum, Asep Agustian SH. MH, Kamis (12/3/2026).

Askun (sapaan akrab) mengakui, ia sendiri merupakan salah seorang yang sering mengkritik keras atas kebijakan Pemkab Karawang yang dinilai menyimpang. Namun demikian Askun menegaskan, setiap kritik yang disampaikan tentu harus bersifat konstruktif dengan disertai solusi.

Berita Lainnya  Yang Janji Relokasi Dedi Mulyadi, Yang Dibikin Pusing Lurah Jujun

“Saya meyakini Pak Bupati memahami betul bahwa pers merupakan bagian dari pilar demokrasi yang tidak bisa dilepaskan dari sistem pembangunan. Tapi saya juga minta temen-temen (wartawan, red) tetap mengedepankan UU Pers dan etika jusnalistik di dalam setiap kali menulis berita,” katanya.

Terlebih untuk setiap produk jusnalistik yang bernuansa ‘tuduhan’, Askun meminta kepada setiap wartawan untuk mengedepankan ‘cover both side’ dalam setiap kali menulis berita.

“Jika hari ini narasumber belum bisa dikonfirmasi, maka besok atau lusa tetap harus dikonfirmasi kembali. Profesionalitas jusnalistik seperti ini wajib dilakukan, untuk menjaga tulisan wartawan sebagai produk jurnalistik yang sah dan dilindungi Undang-undang, bukan tulisan opini semata,” kata Askun.

Berita Lainnya  Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : "Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi"

Ditambahkan Askun, ia ber-positif thinking jika Bupati Aep masih memiliki spirit tinggi untuk mencapai visi ‘Karawang Maju’. Begitupun dengan AG maupun wartawan yang lain, Askun meyakini jika semuanya memiliki niatan baik untuk pembangunan Karawang.

“Gak ada kita niatan untuk saling menjatuhkan. Semuanya masih dalam koridor untuk sama-sama membangun Karawang. Pemda butuh wartawan, dan wartawan butuh informasi dari pemda. Jadi sekali lagi saya pikir ini hanya masalah miskomunikasi saja,” tutup Askun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dulu Kebijakan KDM Soal Pendidikan Barak Militer Banyak Ditentang, Kini Pemerintah Resmi Luncurkan Ekstrakurikuler KKRI

MASIH ingatkan anda dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang mengirim siswa bermasalah atau "nakal" ke barak militer yang banyak ditentang...

Ngaku Pengurus RT dan Gerebek Kontrakan, Juru Parkir ini Perkosa Remaja Perempuan 16 Tahun Secara Bergiliran

MT (39), seorang juru parkir ini terpaksa diamankan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, karena diduga menjadi salah satu pelaku pemerkosan remaja perempuan berusia 16 tahun. Kasat...

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Temukan Ribuan Lahan Sawah di Bekasi Kekeringan, Menteri PU Ancam Copot Pejabat yang Beri Laporan Palsu

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo marah dan mengancam mencopot pejabat Kementerian PU, termasuk meminta Pelaksana Tugas (Plt) untuk Kepala Balai atau Pejabat Pembuat...

MBG Dibawa Pulang ke Rumah, Orang Tua hingga Nenenk Ikut Keracunan

Kasus keracunan masal MBG di wilayah Kecamatan Bawang menyibakan sebuah fenomena dimana ternyata MBG tidak hanya dimakan oleh siswa penerima MBG. Ada cukup banyak...

Hukum

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan