Jumat, Agustus 21, 2026
spot_img

Infrastruktur Masih Dominasi Aspirasi Warga Dapil 1, H. Oma Miharja Siap Kembali Perjuangkan

KARAWANG – Serangkaian kegiatan reses dilakukan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang, H. Oma Mihardja Rizki SH. MH. Reses politisi Partai Demokrat ini digelar di Desa Sukaluyu, Pinayungan, Margakaya dan Wadas.

Dari semua aspirasi warga yang diserap, terungkap bahwa warga masyarakat Dapil 1 masih ‘mengajukan’ pemerataan pembangunan di bidang infrastruktur. Yaitu dari mulai jalan desa hingga drainase.

Tetapi warga mengaku bersyukur, kehadiran H. Oma Miharja di Dapil 1 sudah mampu memperjuangkan aspirasi warga seperti pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan, penguatan sarana umum seperti tempat ibadah, fasilitas olahraga, dan ruang seni budaya menjadi bukti konkret komitmen tersebut.

Berita Lainnya  Ferry Farluhutan Gantikan Soleman sebagai Anggota DPRD Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan

H. Oma Miharja menegaskan, bahwa reses bukan sekadar agenda formalitas wakil rakyat. Lebih dari itu bisa menjadi momentum sarana menyerap aspirasi secara langsung untuk memastikan bahwa kebijakan pembangunan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Dari serangkaian agenda reses yang sudah dilakukannya, H. Oma Miharja mengaku kembali siap memperjuangkan aspirasi pembangunan warga Dapil 1 di tahun 2026. Terlebih ditegaskannya, aspirasi warga adalah amanah yang harus diperjuangkan setiap wakil rakyat.

Berita Lainnya  Kang RHD Dorong Desa dan Kelurahan Maju Berbasis Lingkungan dan Birokrasi Responsif

“Melalui reses ini, kita ingin memastikan bahwa program pembangunan harus selaras dengan kebutuhan masyarakat. Mana skala prioritas pembangunan yang harus didahulukan, dan itu akan kembali saya perjuangankan di tahun ini,” tutur H. Oma Miharja Rizki, saat reses di Desa Sukaluyu Kecamatan Telukjambe Timur, Rabu (11/2/2026).

Disampaikan H. Oma, pada dasarnya setiap program pembangunan pemerintah dalam rangka menuju ‘Indonesia Emas’ harus berlandaskan partisipatif masyarakat. Sehingga kolaborasi antara eksekutif, legislatif dan civil society sangat penting dalam menyelaraskan semua aspirasi program pembangunan.

Berita Lainnya  Sidang Paripurna Pemakzulan Bupati Gowa Ricuh, Husniah Talenrang Bawa Wanita Hamil

Sehingga menurutnya, landasan inilah yang kemudian menjadi alasan adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat hingga pemerintah kabupaten/kota.

“Sekali lagi saya sampaikan, insha Allah saya siap kembali memperjuangkan aspirasi warga Dapil 1 di tahun anggaran 2026. Ingatkan saya terus ketika khilaf. Karena pada dasarnya saya hadir sebagai wakil rakyat adalah berkat dukungan dari masyarakat juga,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Lagi, Giliran Siswa SMKN 1 Tapung Keracunan Menu MBG

RIAU - Puluhan tepatnya 81 siswa di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (18/8/2026). Para...

Bukan ODGJ, Pria Mengamuk di Lenteng Agung Ternyata di Bawah Pengaruh Miras

JAKARTA - Pria tanpa busana bernama Josua mengamuk dan memukuli pengendara motor di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026) malam, bukan orang dengan...

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

JAKARTA - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan...

Hukum

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan