Minggu, Juni 14, 2026
spot_img

79 Tahun HMI Tegaskan Kritik Konstruktif untuk ‘Karawang Maju’

KARAWANG – Dalam momentum Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Majelis Daerah KAHMI Karawang menginisiasi sebuah gagasan strategis bertajuk Karawang Maju sebagai bentuk kontribusi nyata alumni HMI terhadap pembangunan daerah.

Koordinator Presidium MD KAHMI Karawang, Muslim Hafidz, yang akrab disapa Gus Ocim menegaskan bahwa gagasan Karawang Maju tidak dimaksudkan sebagai sloganistik atau jargon seremonial belaka.

“Karawang Maju adalah ikhtiar intelektual. Ia harus tumbuh sebagai ide, gagasan, dan tawaran solusi yang terus berkembang untuk menjawab persoalan dan tantangan Karawang ke depan,” ujar alumni Pascasarjana FISIP Universitas Indonesia, Kamis (5/2/2026).

Berita Lainnya  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komnas PPLH Sampaikan 'Surat Cinta' kepada Bupati Karawang

Menurutnya, momentum Dies Natalis HMI ke-79 menjadi pengingat bahwa HMI dan KAHMI memiliki tanggung jawab historis dan moral untuk terus hadir di ruang publik, tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai penggerak pemikiran.

Ke depan, MD KAHMI Karawang akan mengembangkan gagasan Karawang Maju melalui forum-forum diskusi dan kajian yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari akademisi, para ahli, pakar, hingga Pemerintah Daerah.

Seluruh proses tersebut akan dirumuskan secara berkelanjutan melalui kajian rutin, baik mingguan maupun bulanan.

Berita Lainnya  Jangan Korbankan Moralitas Demi Investasi dan Pendapatan Daerah

Gus Ocim menambahkan, Gedung KAHMI Karawang akan difungsikan sebagai episentrum gagasan, ruang bertemunya dialektika, kritik konstruktif, dan solusi strategis demi mendorong Karawang yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan.

“Dies Natalis HMI bukan hanya perayaan usia, tetapi momentum meneguhkan kembali peran intelektual alumni, berpikir jernih, bersikap objektif, dan terus mengabdi untuk umat, bangsa, dan daerah,” pungkasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Presiden Prabowo Disarankan ‘Puasa Pidato’ untuk Redam Kemarahan Rakyat

JAKARTA - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak berpidato dalam beberapa...

Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

JAKARTA - Mahasiswa dari sejumlah badan eksekutif mahasiswa (BEM) di Jabodetabek membawa lima tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan jalan Jenderal...

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan