Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Normalisasi Sungai Tak Kunjung Dilakukan, Kang Rey Tagih Janji BBWS

SUBANG – Rencana normalisasi sungai-sungai di wilayah Pantura – Subang tak kunjung direalisasikan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Padahal normalisasi tersebut dinilai menjadi salah satu solusi penanganan banjir di Subang.

Hal ini disampaikan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita (Kang Rey), saat mengunjungi korban banjir di wilayah Pamanukan, Senin (26/1/2026).

Didampingi Kapolres dan Dandim 0605/Subang, Kang Rey menegaskan bahwa sungai-sungai besar di Pamanukan merupakan otoritas BBWS, bukan Pemkab Subang.

Oleh karenanya, ia menagih janji BBWS untuk segera melakukan normalisasi sungai-sungai tersebut.

Berita Lainnya  Maksimalkan Aset Daerah, Bupati Subang Resmikan Rumah Singgah Ojek Online

“Ini kan kewenangan BBWS. Bukan Pemda tidak mau bertindak atau menutup mata, namun jika sungai itu dikerjakan oleh kami menggunakan anggaran daerah, maka secara aturan akan menjadi temuan BPK. Kami tidak bisa melampaui kewenangan tersebut,” kata Kang Rey, dilansir dari PikiranRakyat.

Melihat kondisi ribuan rumah di enam kecamatan yang terdampak banjir, Kang Rey tidak ingin lagi ada alasan birokrasi yang mengorbankan rakyat. Oleh karenanya, ia merangkul jajaran Forkopimda untuk menekan BBWS agar segera merealisasikan janjinya.

Berita Lainnya  Cinta Segitiga Anak Punk Berujung Maut, Selebgram Mondy Tatto Ditetapkan Tersangka

“Maka dari itu, hari ini saya bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim Subang menyatakan sikap bersama. Kami mendorong dan meminta BBWS untuk segera menormalisasi sungai di Pamanukan. Ini mendesak!,” katanya.

Menurut Kang Rey, normalisasi adalah satu-satunya cara mengantisipasi agar bencana tahunan ini tidak terus menjadi “ritual” yang menyengsarakan warga saat musim hujan tiba.

Sembari menunggu respons dari BBWS, Kang Rey menjamin Pemkab Subang akan mengambil peran di sektor yang menjadi otoritasnya, yakni pelayanan administrasi pascabencana.

Berita Lainnya  19 Orang Diamankan, KPK OTT Bupati Lombok Barat

Ia memerintahkan aparat kecamatan hingga desa untuk mendata dokumen penting warga yang hilang atau rusak akibat banjir.

“Sambil kita dorong pusat soal sungai, Pak Camat harus gerak cepat data ijazah, sertifikat tanah, atau dokumen kependudukan warga yang hilang. Kita fasilitasi komunikasinya ke instansi terkait agar masyarakat tidak rugi dua kali,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan