Minggu, Juni 14, 2026
spot_img

Banjir Ancam Keselamatan Siswa, Sekolah di Bekasi Terpaksa Belajar Daring

BEKASI – Banjir akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir bukan hanya melumpuhkan aktivitas perekonomian warga, tetapi juga mengancam keselamatan siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KMB).

Oleh karenanya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi mengeluarkan surat edaran terkait penyesuaian kegiatan belajar mengajar (KBM) akibat cuaca ekstrem.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap curah hujan tinggi yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju sekolah.

Surat edaran bernomor 400.3.11/399/Sekre/I/2026 tertanggal 22 Januari 2026 itu ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan jenjang TK/PAUD, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Bekasi.

Berita Lainnya  Desak 'THM Sarang Maksiat' Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

Dalam surat tersebut, Disdik mengimbau agar pelaksanaan pembelajaran pada Jumat, 23 Januari 2026, dialihkan ke metode daring (online), menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing sekolah.

“Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, serta seluruh warga sekolah,” demikian disampaikan dalam surat edaran tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi saat ini dapat berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan menuju sekolah. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Berita Lainnya  PERADI Minta Kejari Kembalikan Duit Sitaan Rp 101 Miliar ke Kas Daerah, Askun : "Jangan Langsung ke Rekening Petrogas"

“Kami mengimbau seluruh warga sekolah untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan memahami kebijakan ini demi keamanan bersama,” ujar Imam Faturochman, dilansir dari BeritaCikarang.com.

Ia juga menambahkan bahwa Disdik Kabupaten Bekasi akan terus memantau perkembangan situasi cuaca dan siap memberikan informasi serta kebijakan lanjutan jika diperlukan.

Disdik Kabupaten Bekasi berharap seluruh pihak dapat mendukung kebijakan ini demi menjaga keselamatan bersama di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.

Berita Lainnya  Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

Dengan pelaksanaan KBM daring, diharapkan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik tanpa mengorbankan kesehatan dan keselamatan para siswa serta tenaga pendidik.***

Sumber : BeritaCikarang.com
Ket foto : Penampakan salah satu bangunan sekolah di Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi yang terendam banjir.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pimpin Langsung Sidak, Bupati Aep Temukan THM hingga Minol Tak Berizin

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung agenda inspeksi mendadak (sidak) terhadap beberapa Tempat Hiburan Malam (THM), pada Sabtu (13/6/2026) malam. Didampingi Wakil...

Polemik Theatre Night Mart, Toto : “Ada Indikasi Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM”

KARAWANG - Sejak awal kali pertama beroperasi, dugaan 'aksi kucing-kucingan' dengan Pemkab Karawang dilakukan Theatre Night Mart - tempat hiburan malam (THM) di Jalan...

Gegara Berselisih di Medsos, Remaja di Bekasi Tewas Dikeroyok, 6 Pelaku Diamankan

KOTA BEKASI - Sebanyak enam orang diamankan Polres Metro Bekasi Kota, karena diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan remaja berinisial SRR...

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan