Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Banjir Ancam Keselamatan Siswa, Sekolah di Bekasi Terpaksa Belajar Daring

BEKASI – Banjir akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir bukan hanya melumpuhkan aktivitas perekonomian warga, tetapi juga mengancam keselamatan siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KMB).

Oleh karenanya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi mengeluarkan surat edaran terkait penyesuaian kegiatan belajar mengajar (KBM) akibat cuaca ekstrem.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap curah hujan tinggi yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju sekolah.

Surat edaran bernomor 400.3.11/399/Sekre/I/2026 tertanggal 22 Januari 2026 itu ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan jenjang TK/PAUD, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Bekasi.

Berita Lainnya  Prabowo Geram dan Sindir Pakar : "Saking Pintarnya Jadi Goblok...!"

Dalam surat tersebut, Disdik mengimbau agar pelaksanaan pembelajaran pada Jumat, 23 Januari 2026, dialihkan ke metode daring (online), menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing sekolah.

“Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, serta seluruh warga sekolah,” demikian disampaikan dalam surat edaran tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi saat ini dapat berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan menuju sekolah. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Berita Lainnya  Ribuan Pelajar di Wamena Aksi Tolak MBG : "Kami Minta Sekolah Gratis"

“Kami mengimbau seluruh warga sekolah untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan memahami kebijakan ini demi keamanan bersama,” ujar Imam Faturochman, dilansir dari BeritaCikarang.com.

Ia juga menambahkan bahwa Disdik Kabupaten Bekasi akan terus memantau perkembangan situasi cuaca dan siap memberikan informasi serta kebijakan lanjutan jika diperlukan.

Disdik Kabupaten Bekasi berharap seluruh pihak dapat mendukung kebijakan ini demi menjaga keselamatan bersama di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.

Berita Lainnya  Prabowo : "Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan"

Dengan pelaksanaan KBM daring, diharapkan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik tanpa mengorbankan kesehatan dan keselamatan para siswa serta tenaga pendidik.***

Sumber : BeritaCikarang.com
Ket foto : Penampakan salah satu bangunan sekolah di Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi yang terendam banjir.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan