Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

Pemkab Subang Anggarkan Rp 24,9 Miliar untuk Pilkades Serentak di 165 Desa

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang menetapkan anggaran sebesar Rp24,9 miliar untuk membiayai pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 165 desa yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.

Anggaran tersebut menjadi salah satu komponen utama dalam persiapan Pilkades serentak yang disebut sebagai agenda demokrasi desa terbesar di Subang dalam lima tahun terakhir.

Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa (PKAD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Subang, Wawan Gunawan, mengatakan alokasi Rp24,9 miliar merupakan hasil pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Awalnya kami mengusulkan anggaran sekitar Rp33 miliar. Namun setelah dilakukan pembahasan dan penyesuaian dengan TAPD, ditetapkan sebesar Rp24,9 miliar,” ujar Wawan, Senin (12/1/2026).

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Turun Tangan Benahi Pasar Baru Cikarang Melalui Program CSR

Menurutnya, penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan rasionalisasi belanja daerah agar tetap sejalan dengan kemampuan fiskal Pemkab Subang.

Meski mengalami pengurangan hampir Rp8 miliar dari usulan awal, DPMD memastikan anggaran tersebut tetap mencukupi untuk membiayai seluruh tahapan Pilkades.

“Anggaran ini diprioritaskan untuk kebutuhan utama, seperti pengadaan logistik, honorarium panitia dan petugas, distribusi perlengkapan pemungutan suara, hingga pengamanan,” katanya.

Wawan menegaskan, efisiensi anggaran tidak akan mengurangi kualitas pelaksanaan Pilkades maupun hak politik masyarakat desa.

“Substansi demokrasi tetap menjadi prioritas. Kami pastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dan fasilitas pemilihan yang layak,” tegasnya.

Berita Lainnya  Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba di Bekasi Diberhentikan Sementara, Status Kepegawaian Tunggu Keputusan Hukum Inkrah

Dua Desa Jadi Lokasi Uji Coba E-Voting
Selain menetapkan anggaran, Pemkab Subang juga menyiapkan inovasi dalam pelaksanaan Pilkades 2026 dengan menerapkan uji coba sistem pemungutan suara elektronik (e-voting).

Dua desa yang ditunjuk sebagai proyek percontohan adalah Desa Rawalele, Kecamatan Dawuan, dan Desa Sukasari.

Melalui e-voting, pemerintah daerah menargetkan proses pemungutan dan penghitungan suara dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan transparan, sekaligus menekan potensi kesalahan administrasi dan sengketa hasil pemilihan.

Namun, DPMD mengakui penerapan sistem digital tersebut juga membutuhkan dukungan anggaran tambahan, terutama untuk penyediaan perangkat, pelatihan petugas, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Berita Lainnya  Bupati Subang Takziah dan Beri Santunan kepada Korban Tewas Kru Kesenian yang Tersengat Listrik

“Kami siapkan simulasi dan sosialisasi agar masyarakat tidak kesulitan saat menggunakan sistem e-voting nanti,” ujar Wawan.

DPMD menargetkan seluruh tahapan persiapan, baik teknis Pilkades maupun kesiapan anggaran dan e-voting, dapat rampung sebelum akhir 2026.

Pemkab Subang berharap Pilkades serentak di 165 desa dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi langkah awal penerapan sistem pemilihan desa berbasis teknologi di daerah tersebut.***

Sumber : TintaHijau.com

Pemkab Subang Anggarkan Rp24,9 Miliar untuk Pilkades Serentak di 165 Desa

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Detik-detik Mahasiswa Teriaki Budiman Sudjatmiko ‘Pengkhianat Reformasi’

JAKARTA - Kericuhan mewarnai jalannya diskusi publik yang digelar platform Total Politik di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026)...

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam...

Kejagung Bakal Periksa Seluruh Pengadaan Barang di BGN, dari Motor Listrik hingga Sepatu

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku bakal memeriksa seluruh pengadaan barang di Badan Gizi Nasional (BGN) buntut dugaan kasus korupsi tata kelola program Makan...

Disorot Mendagri, Rp 3,5 Triliun Belanja Pegawai Pemkab Bekasi Urutan Kedua Setelah Kaupaten Bogor

BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sampaikan solusi dan langkah terkait pengeluaran APBD untuk belanja pegawai daerah itu agar...

Bawa Isu Nasional hingga Soroti Kepemilikan SPPG oleh Anggota Dewan, Aliansi Mahasiswa Demo DPRD Kota Bekasi

KOTA BEKASI - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, pada Senin (15/06/26) Kedatangan mereka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan