Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Wali Murid Marah-marah Datangi Dapur SPPG Pancawati – Karawang

KARAWANG – Puluhan orang tua siswa yang merupakan wali murid SDN Pancawati 2 terlihat marah-marah mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di lokasi Pohon Miring, Dusun Bakan Jati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat sore (13/3/2026), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kedatangan mereka dipicu kekecewaan atas ketidakjelasan pendistribusian paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai lambat, tidak tepat waktu, bahkan sebagian siswa tidak kebagian.

Para wali murid mengaku geram lantaran jadwal distribusi yang sebelumnya dijanjikan pada pagi hari kembali diundur oleh pihak dapur SPPG.

Informasi penundaan tersebut disampaikan kepada guru dan kemudian diteruskan ke grup sekolah melalui aplikasi WhatsApp.

Dalam pesan tersebut disebutkan:

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon maaf kami informasikan bahwa untuk jadwal distribusi hari ini dimundurkan menjadi pukul 14.00 WIB. Hal ini dikarenakan proses produksi membutuhkan waktu lebih lama karena adanya rapelan, sehingga proses persiapan sedikit terhambat karena jumlahnya cukup banyak. Mohon pengertian dari Bapak/Ibu. Terima kasih.”

Berita Lainnya  Viral Video Siswa Buang MBG ke Gerobak Pasir, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Namun hingga waktu yang dijanjikan, distribusi paket MBG dinilai tetap tidak berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan, sebagian siswa SDN Pancawati 2 yang telah datang ke sekolah bersama orang tuanya justru tidak mendapatkan paket makanan tersebut.

Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa keterlambatan distribusi bukanlah hal baru. Ia menilai kinerja dapur SPPG Pancawati lambat dan tidak profesional.

“Kami mempertanyakan kinerja seluruh karyawannya yang sangat lelet dan tidak tepat waktu seperti yang sudah ditentukan. Kami ini para orang tua punya banyak kesibukan di rumah. Tidak mungkin hanya menunggu paket MBG saja,” tegasnya.

Berita Lainnya  Diduga Soal Perbuatan Asusila, Kadishub Karawang Dilaporkan ke BKN

Selain persoalan waktu distribusi, para orang tua juga menyoroti isi paket MBG yang dianggap tidak konsisten dan berbeda dengan paket dari dapur SPPG di wilayah lain. Bahkan, menurut mereka, beberapa makanan dinilai kurang layak untuk dikonsumsi.

“Isi paket hari ini di antaranya tiga potong daging ayam mentah, dua butir telur, dua roti sandwich, dua roti tawar, satu roti isi selai, satu susu kotak kecil, dan satu kacang polong. Kami melihat paket dari dapur lain tidak seperti ini. Bahkan ada juga makanan yang menurut kami kurang layak,” ujarnya.

Berita Lainnya  Menakar Nilai Ekologi Sunda Kuno, Refleksi Historis untuk Mengurai Sengkarut Tata Ruang Karawang

Para wali murid berharap pihak pengelola dapur SPPG segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi maupun kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.

“Kami datang ke sini bukan untuk mencari masalah, tapi meminta agar pelayanan diperbaiki. Ini menyangkut anak-anak kami,” tambahnya.

Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi terkait keluhan para wali murid tersebut, pengelola dapur SPPG Pancawati tidak berada di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun instansi terkait mengenai polemik distribusi program Makanan Bergizi Gratis di wilayah tersebut.***

Sumber : NuansaMetro.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan