Senin, September 28, 2026
Google search engine

Wali Murid Marah-marah Datangi Dapur SPPG Pancawati – Karawang

KARAWANG – Puluhan orang tua siswa yang merupakan wali murid SDN Pancawati 2 terlihat marah-marah mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di lokasi Pohon Miring, Dusun Bakan Jati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat sore (13/3/2026), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kedatangan mereka dipicu kekecewaan atas ketidakjelasan pendistribusian paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai lambat, tidak tepat waktu, bahkan sebagian siswa tidak kebagian.

Para wali murid mengaku geram lantaran jadwal distribusi yang sebelumnya dijanjikan pada pagi hari kembali diundur oleh pihak dapur SPPG.

Informasi penundaan tersebut disampaikan kepada guru dan kemudian diteruskan ke grup sekolah melalui aplikasi WhatsApp.

Dalam pesan tersebut disebutkan:

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon maaf kami informasikan bahwa untuk jadwal distribusi hari ini dimundurkan menjadi pukul 14.00 WIB. Hal ini dikarenakan proses produksi membutuhkan waktu lebih lama karena adanya rapelan, sehingga proses persiapan sedikit terhambat karena jumlahnya cukup banyak. Mohon pengertian dari Bapak/Ibu. Terima kasih.”

Berita Lainnya  Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Namun hingga waktu yang dijanjikan, distribusi paket MBG dinilai tetap tidak berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan, sebagian siswa SDN Pancawati 2 yang telah datang ke sekolah bersama orang tuanya justru tidak mendapatkan paket makanan tersebut.

Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa keterlambatan distribusi bukanlah hal baru. Ia menilai kinerja dapur SPPG Pancawati lambat dan tidak profesional.

“Kami mempertanyakan kinerja seluruh karyawannya yang sangat lelet dan tidak tepat waktu seperti yang sudah ditentukan. Kami ini para orang tua punya banyak kesibukan di rumah. Tidak mungkin hanya menunggu paket MBG saja,” tegasnya.

Berita Lainnya  BRI Cabang Karawang Disomasi Pengusaha, Gegara Diduga Salah Menjual Objek Lelang

Selain persoalan waktu distribusi, para orang tua juga menyoroti isi paket MBG yang dianggap tidak konsisten dan berbeda dengan paket dari dapur SPPG di wilayah lain. Bahkan, menurut mereka, beberapa makanan dinilai kurang layak untuk dikonsumsi.

“Isi paket hari ini di antaranya tiga potong daging ayam mentah, dua butir telur, dua roti sandwich, dua roti tawar, satu roti isi selai, satu susu kotak kecil, dan satu kacang polong. Kami melihat paket dari dapur lain tidak seperti ini. Bahkan ada juga makanan yang menurut kami kurang layak,” ujarnya.

Berita Lainnya  4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Para wali murid berharap pihak pengelola dapur SPPG segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi maupun kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.

“Kami datang ke sini bukan untuk mencari masalah, tapi meminta agar pelayanan diperbaiki. Ini menyangkut anak-anak kami,” tambahnya.

Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi terkait keluhan para wali murid tersebut, pengelola dapur SPPG Pancawati tidak berada di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun instansi terkait mengenai polemik distribusi program Makanan Bergizi Gratis di wilayah tersebut.***

Sumber : NuansaMetro.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dulu Kebijakan KDM Soal Pendidikan Barak Militer Banyak Ditentang, Kini Pemerintah Resmi Luncurkan Ekstrakurikuler KKRI

MASIH ingatkan anda dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang mengirim siswa bermasalah atau "nakal" ke barak militer yang banyak ditentang...

Ngaku Pengurus RT dan Gerebek Kontrakan, Juru Parkir ini Perkosa Remaja Perempuan 16 Tahun Secara Bergiliran

MT (39), seorang juru parkir ini terpaksa diamankan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, karena diduga menjadi salah satu pelaku pemerkosan remaja perempuan berusia 16 tahun. Kasat...

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Temukan Ribuan Lahan Sawah di Bekasi Kekeringan, Menteri PU Ancam Copot Pejabat yang Beri Laporan Palsu

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo marah dan mengancam mencopot pejabat Kementerian PU, termasuk meminta Pelaksana Tugas (Plt) untuk Kepala Balai atau Pejabat Pembuat...

MBG Dibawa Pulang ke Rumah, Orang Tua hingga Nenenk Ikut Keracunan

Kasus keracunan masal MBG di wilayah Kecamatan Bawang menyibakan sebuah fenomena dimana ternyata MBG tidak hanya dimakan oleh siswa penerima MBG. Ada cukup banyak...

Hukum

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan