Kamis, Agustus 20, 2026
spot_img

Viral MBG di Tasikmalaya Dipungut Rp 5 Ribu

TASIKMALAYA – Kasus dugaan pungutan liar terhadap penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, akhirnya ditindaklanjuti.

Seluruh pihak terkait duduk bersama untuk meluruskan persoalan pungutan Rp5 ribu yang sempat viral tersebut.

Pertemuan digelar di Aula Kelurahan Tanjung, Minggu (12/10/2025), dihadiri Satgas MBG Provinsi Jawa Barat, Wali Kota Tasikmalaya, perwakilan SPPG Dapur Tawang, serta para kader posyandu setempat.

Salah satu kader, Euis, menjelaskan bahwa uang yang diberikan warga bukan pungutan yang sifatnya wajib, tetapi bentuk keikhlasan sebagian penerima MBG.

Berita Lainnya  Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

“Nggak ada target Rp5.000 seperti yang viral. Ada yang ngasih lima ratus perak, ada juga seribu, itu pun seikhlasnya. Uangnya dipakai untuk beli kantong plastik dan bantu ongkos nganter,” kata Euis.

Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dery Ahmad Suwandi, menjelaskan hasil investigasi awal menunjukkan adanya kesalahpahaman kader terkait mekanisme distribusi MBG. Program ini sendiri baru berjalan satu bulan di Kelurahan Tanjung.

“Sebagian kader belum memahami aturan, terutama soal distribusi dan kemasan makanan,” ujarnya.

Berita Lainnya  Bukan Pengupas Bawang, Tetapi Penjahit

Menurut Dery, pungutan muncul karena adanya repacking atau pengemasan ulang makanan ke wadah plastik, yang seharusnya tidak dilakukan.

“Selama ini ada yang membuka omprengan lalu memindahkan ke wadah lain, padahal itu memakan waktu, biaya, dan menurunkan higienitas. MBG ini sudah termasuk biaya distribusi dari pemerintah. Tidak boleh ada pungutan tambahan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Sebelumnya, salah satu penerima MBG mengeluhkan pungutan tersebut karena dianggap memberatkan.

“Awalnya bayar seikhlasnya, ada yang kasih dua ribu sampai tiga ribu. Tapi sejak 4 Oktober 2025 jadi dipatok lima ribu,” ujar penerima MBG yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (11/10/2025).

Berita Lainnya  Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

Ia pun menyebut, petugas yang membagikan MBG untuk ibu hamil dan balita adalah kader dan Ketua RT. Program MBG untuk ibu hamil dan balita di Tasikmalaya tersebut dibagikan seminggu sekali.***

Sumber : HarapanRakyat.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

JAKARTA - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan...

Praperadilan Febrie Ardiansyah Minta Hakim Batalkan Status Tersangka dan Kembalikan Barang Sitaan

JAKARTA - Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah melalui kuasa hukumnya, Muhammad Farizi, meminta Hakim Tunggal Richard Edwin mengabulkan seluruh permohonan praperadilan yang diajukannya. Dalam permohonan yang...

Karnaval Agustusan di Cicalengka Berujung Ricuh dan Adu Jotos

BANDUNG - Karnaval perayaan HUT ke-81 RI di Jalan Raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Senin (17/8/2026) berujung ricuh akibat sekelompok orang yang diduga mabuk...

Hukum

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan