Senin, Juni 22, 2026
spot_img

TPS Liar Kebalen Ditutup, Sampah Ditumpuk di Halaman Kantor Kelurahan

BEKASI – Sampah rumah tangga tertumpuk di halaman kantor Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (29/12/2025).

Peristiwa itu terjadi usai lebih kurang 20 gerobak yang dibawa tukang sampah dari kawasan Kebalen membuang isinya di lokasi tersebut.

Seorang tukang sampah, Iwan mengatakan putusan membuang sampah di kantor Kelurahan Kebalen lantaran lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ilegal di depan perumahan Taman Kebalen resmi ditutup.

“Buang di sini (Kantor Kelurahan Kebalen) karena kemarin ditutup (TPS Ilegal),” singkat Iwan di lokasi, Senin (29/12/2025).

Sementara pengurus TPS Liar yang menamakan Kelompok Masyarakat Pemilah Sampah (KMPS) Kelurahan Kebalen, Sarifudin menjelaskan pihaknya saat ini tidak lagi bisa memperbolehkan mengolah sampah usai diputuskannya stop operasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Ia pun tidak lagi dapat menampung sampah yang sebelumnya kerap diantar oleh para tukang sampah di kawasan Kelurahan Kebalen.

“Tadi anak-anak pada mau buang sampah lagi, saya bilang tidak bisa buang di sini (TPS Ilegal) karena kemarin udah ditutup. Saya tanggung jawab sama Kapolsek, Pelaksana Tugas (PLT) Bupati, Lurah, dan Camat,” jelas Sarifudin di lokasi, Senin (29/12/2025).

Berita Lainnya  Pimpin Langsung Sidak, Bupati Aep Temukan THM hingga Minol Tak Berizin

Selanjutnya Sarifudin meminta kepada tukang sampah untuk meminta solusi ke Lurah Kebalen.

Namun sesampaimya di Kelurahan, para tukang sampah itu justru tidak bertemu Lurah.

“Ini sampah Kelurahan Kebalen, bukan sampah luar. Yang ngangkut anak-anak Kelurahan Kebalen. Makanya anak-anak pada kemari minta solusi sama Lurah, tapi Lurahnya belum datang sampai saat ini. Alasannya katanya rapat di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Sarifudin mengungkapkan untuk solusi sementara yang diberikan pihak Kelurahan Kebalen adalah dengan mengerahkan satu unit truk untuk mengangkut sampah.

Namun untuk solusi ke depannya belum dapat diketahui.

“Besok juga akan kemari lagi anak-anak karena belum ada solusinya. Kalau tidak ada solusinya mungkin anak-anak melakukan hal serupa,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Tiyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobil : "Semakin Ditekan Semakin Melawan"

Ditelepon Dedi Mulyadi, PLT Bupati Bekasi Langsung Tutup TPS Liar di Kebalen

Aksi warga tersebut merujuk sikap Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.

Usai meninjau Tempat Penampungan Sampah (TPS) liar di Kebalen. Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Minggu (28/12/2025), Asep langsung menginstruksikan jajarannya untuk menutup operasi TPS tersebut.

“Jadi tadi langsung kami tutup hari ini dan tadi saya sudah ingatkan ke Kapolsek hari ini benar-benar di grup dan tidak ada lagi aktivitas pembuangan sampah,” kata Asep, Minggu (28/12/2025).

Asep menjelaskan untuk tahapan selanjutnya, pihaknya akan berkomunikasi dengan jajaran Kecamatan Babelan dan Dinas relevan untuk mengatasi hal serupa terulang.

“Ke depannya bagaimana caranya orang buang sampah ke tempat yang memang sudah kami sediakan dan nanti saya akan bicara dengan pak camat terkait hal itu,” jelasnya.

Berita Lainnya  Dua Aksi Unjuk Rasa Berbeda di Jakarta, Mahasiswa Kritik Prabowo-Gibran, Massa Orang Tua Dukung MBG Dilanjutkan

Terkait pemberian sanksi, Asep menuturkan pihaknya belum dapat memastikan, mengingat jajarannya akan terlebih dahulu melakukan pembahasan mendalam.

“Ya dan izin saya juga baru melihat hari ini dan besok rapat dan mungkin nanti itu (Sanksi) akan kami bicarakan,” tuturnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Asep sempat dihubungi melalui ponsel oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) untuk merespons keluhan warga Kebalen perihal dugaan TPS liar.

Keluhan warga itu juga diunggah berupa video oleh KDM di akun pribadi Sosial Media (Sosmed) instagram nya pada Minggu (28/12/2025).

“Karena keluhan sampah itu adalah kewenangan wajib PLT Bupati atau Bupati, dan Kepala Daerah setempat,” ucap KDM dalam unggahan video. ***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan