Sabtu, Oktober 10, 2026
Google search engine

Simbol Toleransi, Pemkab Bekasi Segera Bangun 6 Rumah Ibadah Lintas Agama

BEKASI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terus berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan enam rumah ibadah lintas agama di wilayahnya.

Ke depan, program pembangunan rumah ibadah ini berpotensi dikembangkan lebih luas dengan menyelipkan dukungan dalam kegiatan kebudayaan.

“Insya Allah kalau kita lihat semangat ini terus terjaga, ke depan bisa kita dorong lebih besar lagi. Biar masyarakat melihat bahwa Kabupaten Bekasi adalah daerah yang damai, tenteram, aman dan nyaman. Sejalan dengan tagline Pak Bupati, yaitu Bangkit, Maju, dan Sejahtera,” ungkap Wabup Bekasi Asep Surya Atmaja beberapa waktu lalu.

Lanjut Asep mengatakan, pembangunan enam rumah ibadah lintas agama ini menjadi simbol keberagaman sekaligus semangat toleransi di Kabupaten Bekasi. Menariknya, program ini disebut sebagai yang pertama di Jawa Barat.

Berita Lainnya  Kekeringan Lahan Sawah Semakin Meluas, Petani Bersiap Kepung Pemda, DPRD hingga Kantor ATR/BPN Karawang

“Kalau memang ini baik, tentu akan kita kawal sampai selesai. Apalagi ini menjadi satu-satunya di Jawa Barat,” lanjutnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kerukunan umat beragama, sekaligus menjadi contoh harmonisasi kehidupan sosial yang bisa ditiru daerah lain di Indonesia.

Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi, KH. Habibi Somad menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan rumah ibadah lintas agama.

Menurutnya, pada tahun mendatang pemerintah daerah akan merealisasikan pembangunan enam rumah ibadah yang akan dibangun dalam satu hamparan kawasan.

Berita Lainnya  Penyegelan Hanya Formalitas, Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia Ketahuan Masih Beroperasi

“Dan kami juga, alhamdulillah kami sampaikan kepada pemerintah daerah bahwa tahun depan akan membangun enam rumah ibadah di satu hamparan. Dengan luas lahan sekitar 10.000 hingga 12.525 meter persegi yang merupakan fasos dari Jababeka ke Pemda Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan hanya sekadar pembangunan fisik rumah ibadah, melainkan juga simbol nyata bahwa Kabupaten Bekasi ingin menghadirkan suasana damai, tenteram dan nyaman bagi masyarakatnya.

Ia berharap program ini dapat menjadi teladan bagi daerah lain, bahwa kerukunan umat beragama bisa diwujudkan melalui komitmen dan kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah.

Berita Lainnya  Ustaz Das'ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : "Penjilat Luar Biasa itu"

“Ya, kerukunan antar umat beragama bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja, melainkan hasil dari adanya komitmen bersama, sikap saling menghormati, serta kerja sama yang erat antara masyarakat dengan pemerintah,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi yang baik, ia meyakini bahwa keragaman agama dan keyakinan dapat menjadi sumber kekuatan, bukan perpecahan. Sehingga keberagaman dapat dijaga sebagai modal sosial untuk mewujudkan persatuan, kedamaian dan kemajuan bersama,” tutupnya.***

Sumber : Diskominfo Kab. Bekasi

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Rumah di Kompleks TNI Cijantung Digerebek Polisi, 11 Operator Judi Online Diamankan

Aparat menggerebek kepolisian menggerebek sebuah rumah di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga dijadikan markas operator judi online pada Minggu,...

Dikonfirmasi Persoalan Sewa Alat Berat, Kadis DLH Bekasi Lecehkan Wartawan : “Kau Jelek, Bau Sekali Badanmu”

BEKASI - Polemik dugaan perlakuan tidak pantas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, terhadap seorang wartawan terus menuai perhatian kalangan...

Wapres Gibran : “Kalau Saya Gak Lulus SMA, Gak Mungkin Saya Bisa Kuliah”

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa tidak mungkin dirinya bisa melanjutkan kuliah hingga tingkat sarjana (S1) jika tidak lulus sekolah menengah atas (SMA). Pernyataan...

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

Memilukan! Pembunuhan Sekeluarga di Lampung, Anak Korban Ijab Kabul Pernikahan di Samping Jenazah Kedua Orang Tua dan Adiknya

Seorang anak korban pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, melangsungkan prosesi ijab kabul pernikahan di hadapan...

Hukum

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan