Kamis, Juni 25, 2026
spot_img

Ratusan Warga Karawang Ikut Seleksi Program Magang ke Jepang

Ratusan peserta asal Karawang, mengikuti program seleksi magang ke Jepang, program ini merupakan program untuk peningkatan skill dan kompetensi bagi masyarakat yang ingin bekerja di Jepang. Seleksi tahap pertama ini dilakukan di Aula Husni Hamid, Senin 5 Mei 2025.

Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE mengatakan, program magang ke Jepang merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Karawang untuk menunjukkan bahwa masyarakat Karawang, adalah masyarakat yang siap berdaya saing dan berkompetensi.

Bupati mengatakan, program dari kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan IM Japan harus dimanfaatkan dengan baik. Karena, akan ada banyak ilmu, pengalaman dan relasi yang baik untuk masa depan. Apalagi, para peserta yang lolos, akan bisa berbahasa Jepang.

Berita Lainnya  Kemarau Panjang, 2 Desa di Kabupaten Bekasi Terancam Kekeringan

“Bahasa Jepang yang dikuasai menjadi nilai lebih ketika nanti pulang kembali di Indonesia. Contoh di Karawang, banyak perusahaan dari Jepang yang investasi. Ini sangat bagus dan bisa jadi nilai lebih,” tandas Bupati.

Bupati berharap agar peserta bersungguh-sungguh dalam menjalani seleksi ini. “Pesan saya, jaga nama baik Karawang, buktikan bahwa warga Karawang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk bersaing dengan yang lainnya. Semangat,” ujar Bupati.

Sementara, Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Sholahudin mengatakan, para peserta akan menjalani serangkaian test. Yakni tes matematika, tes fisik, tes ketahanan fisik, dan wawancara.

Berita Lainnya  Tiyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobil : "Semakin Ditekan Semakin Melawan"

Melansir dari laman jepang.magangln.id, Program pemagangan ke Jepang merupakan hasil kerja sama antara Kemnaker dengan International Manpower Development Organization, Japan (IM Japan).

Program ini dimulai pada tahun 1993, dan hingga saat ini telah meluluskan lebih dari 45.000 alumni. Program Magang ke Jepang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis (hard skill) para peserta sesuai dengan kejuruan/jabatan yang diikuti.(prokompim)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Korupsi Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD, Kejati Jabar Periksa Wakil Bupati Indramayu

INDRAMAYU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat memeriksa Wakil Bupati Indramayu Syaefudin sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tunjangan perumahan dan transportasi...

Demo Emak-emak di Karawang: “Jangan Hentikan MBG, Anak-anak Kami Butuh Makan Bergizi”

KARAWANG - Massa aksi yang didominasi kalangan emak-emak melakukan aksi demonstrasi di depan gerbang kantor Pemkab Karawang, Rabu (24/6/2026). Massa aksi menyampaikan tuntutan menolak penghentian...

Aturan Teknis Belum Jelas, Sekolah Swasta di Purwakarta Bingung Jalankan Program SSK Dedi Mulyadi

PURWAKARTA - Sejumlah sekolah swasta di Kabupaten Purwakarta mengaku masih kebingungan menjalankan Program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi...

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan