Jumat, Juni 12, 2026
spot_img

Polemik Trans Beken, Sopir Angkot Minta Dirangkul

KOTA BEKASI – Di tengah protes sopir angkot terkait pengoperasian Trans Bekasi Keren (Trans Beken), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi membuka peluang pengembangan fasilitas dan penataan ulang trayek (re-routing) angkutan kota (angkot).

Kepala Dishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar mengatakan, pengembangan angkot sangat memungkinkan dilakukan, baik melalui peremajaan armada maupun penataan ulang trayek.

“Tentu bisa dikembangkan. Bisa dalam bentuk dilakukannya peremajaan, kemudian dilakukannya re-routing,” ungkap Zeno saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan, re-routing dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, mulai dari memperpendek maupun memperpanjang trayek, serta menggabungkan hingga menghilangkan trayek tertentu.

Berita Lainnya  MUI Karawang Minta Aparat Tindak Tegas Pesta LGBT di THM Tak Berizin

Menurut Zeno, penataan ulang trayek dimungkinkan seiring pesatnya pembangunan Kota Bekasi yang memunculkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru.

“Jadi di beberapa titik Kota Bekasi ini terjadi geliat ekonomi yang besar, tentu terbuka kemungkinan untuk dilayani oleh angkutan kota,” katanya.

Buka Peluang Angkot Jadi Transportasi Pengumpan

Selain itu, Dishub Kota Bekasi juga membuka peluang penguatan peran angkot sebagai angkutan pengumpan (feeder) yang terintegrasi dengan moda transportasi massal.

“Sangat dimungkinkan angkutan kota ini sebagai feeder dan penguatan untuk melayani beberapa titik angkutan umum massal seperti LRT dan lainnya,” ujar Zeno.

Berita Lainnya  PT. PPJM Salurkan 14 Ekor Sapi Qurban kepada Warga Karawang

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi diharapkan dapat menata ulang sistem angkutan kota agar lebih terintegrasi dengan transportasi massal, sekaligus tetap relevan dalam melayani mobilitas masyarakat di kawasan penyangga Jakarta.

Sopir Angkot Minta Dirangkul

Di sisi lain, sopir angkot berharap Pemkot Bekasi merangkul pengusaha dan pengemudi dalam menghadirkan layanan transportasi umum yang layak di tengah perkembangan moda transportasi massal.

Eri (45), salah satu sopir angkot di Bekasi, mengatakan bahwa dukungan pemerintah dibutuhkan agar angkot tetap bertahan dan mampu beradaptasi.

“Kalau bisa kami ini para sopir angkot dirangkul. Dibuatkan subsidi untuk menghidupkan transportasi umum yang layak bagi masyarakat,” ujar Eri.

Berita Lainnya  LBH Arya Mandalika : Bupati Karawang Tak Perlu Klarifikasi Soal Map di Rumah Eks Kepala BGN

Menurut dia, angkot merupakan bagian dari warisan sistem transportasi perkotaan yang seharusnya dijaga dan dikembangkan.

“Harusnya dibudidayakan biar lebih kreatif. Dan saya sangat mendukung apabila pemkot mau meningkatkan itu,” ujarnya.

Ia menilai, dengan dukungan dan pembinaan dari pemerintah daerah, angkot masih memiliki potensi untuk menjadi moda transportasi yang lebih baik dan kompetitif.***

Sumber : Kompas.com
Foto : pojoksatu.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Fraksi Demokrat Dorong Regulasi Pengawasan LGBT, Pemerhati Sosial : “Mereka Harus Dibina, Bukan Dibinasakan”

KARAWANG - Pasca 'viral video pesta gay' di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev, hingga berujung aksi demonstrasi tokoh agama,...

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan