Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img

Pasca Bangunan Dirobohkan, Lahan Hibisc Fantasy di Puncak Bogor Ditanami 500 Bibit Pohon

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Barat ambil bagian dalam upaya mengembalikan kondisi lahan bekas area wisata Hibisc Fantasy di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor (20/3/2025).

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Siska Gerfianti memimpin penanaman 500 bibit pohon untuk menghijaukan kembali area bekas bangunan yang dirobohkan tersebut.

Siska menjelaskan, bibit pohon berasal dari sumbangan pengurus TP PKK Jawa Barat dan sejumlah mitra PKK.

Sebagian besar di antaranya berasal dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat dan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Jawa Barat. Sisanya berupaya sumbangan perorangan yang dititipkan melalui PKK Jabar.

“Alhamdulillah hari ini kami dari PKK Jabar bisa terjun langsung melakukan penanaman pohon di lokasi bekas Hibisc. Ini kali kedua tim PKK turun langsung menanam pohon. Pada Jumat pekan lalu, teman-teman TP PKK Desa Tugu Selatan dan TP Kecamatan Cisarua sudah terlebih dahulu melakukan penanaman,” terang Siska.

Berita Lainnya  Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

PKK Jabar tak sendirian. TP PKK Kabupaten Bogor, TP PKK Kecamatan Cisarua, dan TP PKK Desa Tugu Selatan kembali bersama-sama melakukan aksi penamaman pagi ini. Kolaborasi juga melibatkan Dinas Perkebunan dan Dinas Kehutanan Jawa Barat.

Selain itu, McDonalds Indonesia turut memberikan sumbangsih berupa makanan bagi para petugas dan relawan penanaman pohon.

Beberapa jenis pohon yang ditanam antara lain pala, kopi, jeruk, mangga, alpukat, dan salam.

Sebagian dari bibit pohon berasal dari mitra kerja dan kolega Siska yang menyampaikan ucapan selamat atas pelantikannya sebagai Ketua TP PKK Jawa Barat dan Tim Pembina Posyandu Jawa Barat berupa bibit pohon.

Berita Lainnya  Bentang Alam Karst Pangkalan Adalah Kawasan Lindung Geologi, Pertambangan Dilarang

Bentuk ucapan ini selaras dengan imbauan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mengubah dari karangan bunga papan menjadi bibit pohon.

Siska mengaku aksi penanaman bibit pohon di area bekas kawasan wisata merupakan aktualisasi dari 10 program PKK yakni, program kesembilan tentang kelestarian lingkungan hidup.

Melalui program ini, PKK senantiasa berperan aktif dalam menjaga keseimbangan lingkungan secara ekologis.

“Kita semua menyadari bahwa menjaga kelestarian lingkungan menjadi faktor yang sangat penting. Banyak bencana alam yang disebabkan karena lingkungan yang rusak. Belum lama ini kita menyaksikan langsung dampak buruk perusakan lingkungan dalam bentuk banjir dan bencana alam lain di Jawa Barat,” ungkap Siska.

Siska menegaskan menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab semua.

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan PKK bisa diikuti pihak lain, baik perorangan maupun komunitas dan organisasi masyarakat atau organisasi profesi. Kami percaya kebaikan itu menular,,” ajak Siska.

Berita Lainnya  Diduga Belum Lengkapi Izin, Pemprov Jabar Dituntut Evaluasi Pertambangan PT. MPB di Karawang

Sejalan dengan upaya PKK dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, Siska mengapresiasi sekaligus mendukung kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi untuk mengembalikan lahan di area Puncak sebagai kawasan lindung.

Selain berfungsi sebagai tangkapan air dan mencegah banjir, Siska menilai kawasan hijau berperan besar menjadi bank oksigen sekaligus paru-paru bumi yang bermanfaat bagi semua orang.

“Mari selamatkan bumi dengan cara-cara sederhana. Menanam pohon, tidak membuang sampah ke sungai, atau menghindari penggunaan alat makan dan minum sekali pakai merupakan cara yang bisa dilakukan semua orang. Kita mulai dari diri sendiri. Sekarang,” pungkas Siska.

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA - Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam...

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Sama dengan Judi, MUI Tegaskan Hadiah Agustusan yang Dipungut dari Peserta Hukumnya Haram

JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia setiap 17 Agustus, masyarakat biasanya menyambutnya dengan penuh antusias melalui beragam kegiatan. Salah satu yang...

5 Orang Sudah Diperiksa, Kapolda Sulut : “Pengemudi Berpotensi Jadi Tersangka”

SULAWESI - Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Roycke Harry Langie menyebut pengemudi mobil dalam tragedi drag race Kotamobagu berpotensi menjadi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan