Kamis, Oktober 15, 2026
Google search engine

Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan, Siswa di Bekasi Demo Kepsek

BEKASI – Ratusan pelajar kelas X dan XI SMAN 9 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menggelar demo di halaman sekolah mereka pada Selasa (3/6/2025).

Demo tersebut menyasar Kepala SMAN 9 Tambun Selatan, Kurniawati. Mereka menyoroti praktik dugaan pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan, di antaranya pembangunan gedung sekolah hingga pembelian alat pendingin ruangan mushala.

Seorang pelajar kelas XI berinisial RP mengaku telah dimintai uang berkedok biaya akademik dan non-akademik sejak ia masuk pada 2023 lalu.

“Katanya untuk gedung. Tapi sampai sekarang masih gini-gini aja. Orangtua saya sudah bayar setiap tahun Rp 500.000,” kata RP di lokasi, Selasa.

Berita Lainnya  KIIC Salurkan Bantuan Program CSR Beasiswa Pendidikan hingga Fasilitas Sekolah

Selain mempertanyakan kejelasan pembangunan gedung, para pelajar juga meminta kejelasan mengenai fasilitas unit kesehatan sekolah (UKS).

Fasilitas UKS di sekolah tersebut hanya terdiri dari sebuah meja tanpa kursi dan kasur. Ketersediaan obat-obatan juga menjadi masalah, karena dalam dua bulan terakhir tidak ada suplai dari pihak sekolah.

Pengurus UKS bahkan terpaksa menggunakan uang pribadi untuk membeli obat apabila ada pelajar yang membutuhkan perawatan.

Ironisnya, pengeluaran pribadi ini tidak diganti oleh pihak sekolah sehingga semakin memicu kemarahan para pelajar.

Berita Lainnya  Dewan Pakar KAHMI Desak Mendiktisaintek Copot Rektor UNSIKA

“Itu pakai dana uang pribadi, misalkan saya ataupun teman-teman yang lain. Kalau misalkan ada uang sendiri saya, pakai uang saya dulu. Tidak diganti,” ungkap dia.

Selain itu, pelajar juga menyoroti dugaan penyelewengan dana berkedok tanda tangan penerima snack pada sejumlah kegiatan internal sekolah, di antaranya buka bersama, pesantren kilat, dan perlombaan.

Mereka dipaksa tanda tangan, tetapi tak menerima snack saat menghadiri kegiatan internal sekolah.

“Tanda tangan itu paksaan. Tanda tangan itu untuk penerimaan snack, padahal waktu itu enggak menerima,” imbuh dia.

Berita Lainnya  Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Hingga kini, ratusan pelajar masih bertahan di lingkungan sekolah menuntut penjelasan langsung dari Kurniawati selaku kepala sekolah.

Sumber : Kompas

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Selebgram Berlliana Lovell Alami Pelecahan Saat Sedang Live TikTok

Selebgram Berlliana Lovell baru-baru ini mengalami pelecahan verbal saat sedang melakukan siaran langsung (live) di platform TikTok. Insiden tidak menyenangkan ini terjadi setelah ia secara...

Korupsi Dana Siap Pakai Kebencanaan BNPB, KPK Tetapkan dan Tahan 5 Tersangka

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan dan menahan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa terkait Dana Siap...

Kantor ATR/BPN Karawang Mengamali Kebakaran Hebat, 5 Unit Damkar Dikerahkan

KARAWANG - Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, mengalami kebakaran hebat pada Rabu...

Taklukan TC Viettel 1- 0, Maung Bandung Bertengger di Puncak Klasemen Grup E

BANDUNG - Persib Bandung berhasil menaklukan TC Viettel dalam laga lanjutan matchday 2 ACL Two 2026/27 pada Rabu (14/10/2026). Bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan...

Jika Divonis Bebas, Febrie Adriansyah Siap Kembali Bertugas Berantas Korupsi Besar

JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menyatakan siap kembali bertugas di Kejaksaan Agung jika dirinya dinyatakan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan