Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Diganjar Penghargaan UHC Awards, Aep – Maslani Bakal Bagikan Seragam Sekolah dan LKS Gratis

KARAWANG – Atas konsistensinya dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya mengalokasikan anggaran BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Aep – Maslani diganjar penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards.

Penghargaan ini sendiri diterima langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh yang mewakili Pemerintah Kabupaten Karawang, bertempat di Ballroom JI-EXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Lewat penghargaan ini, Pemkab Karawang menunjukan komitmennya dalam mendukung jaminan sosial masyarakat melalui alokasi anggaran BPJS Kesehatan, 98% dari total jumlah penduduk.

Berita Lainnya  Askun : "BTN Tak Perlu Kebakaran Jenggot, karena yang Diburu Kejaksaan Adalah Oknum yang Rugikan Negara"

Tingkat keaktifan dalam melunasi iuran jaminan kesehatan bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sebesar 85% juga menjadi alasan pemberian penghargaan ini.

“Pada tahun 2025, Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 286 miliar untuk membayar iuran BPJS bagi masyarakat kurang mampu. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus meringankan beban masyarakat,” tutur Bupati Aep.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh saat menerima penghargaan UHC Awards. (Foto dok. Diskominfo Karawang).

Pemkab Susun Program Pembagian Seragam Sekolah dan LKS Gratis

Sisi lain, beberapa waktu lalu kepada Redaksi Opiniplus.com, Bupati Aep pernah mengungkapkan, jika Pemkab Karawang sedang menyusun program pembagian seragam sekolah dan LKS gratis yang alokasi anggarannya bersumber dari UHC. Yaitu dimana program ini akan diprioritaskan bagi siswa kurang mampu.

Berita Lainnya  Publik Masih Penasaran Alasan Purbaya Dicopot dari Posisi Menkeu

Diinformasikan Bupati Aep, program ini sedang dikaji di internal Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin langsung Sekda Karawang. Pasalnya, Bupati Aep mengungkapkan jika anggaran UHC Karawang cukup besar, yaitu mencapai Rp 290 miliar.

Namun sampai berita ini diterbitkan, belum ada jawaban konfirmasi resmi dari Sekda Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, terkait sampai sejauh mana program pembagian seragam sekolah dan LKS gratis ini dibahas.

Pasalnya, bisa saja program ini dialokasikan dari anggaran pendidikan langsung. Karena melihat anggaran program pendidikan Karawang yang cukup besar, karena dianggap mampu mengalokasikan anggaran program beasiswa ‘Karawang Cerdas’ sampai 11.775 orang di tahun 2025-2026.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan