Jumat, Maret 6, 2026
spot_img

BBM Bercampur Air, Pertamina Hentikan Sementara SPBU di Bekasi Timur

KOTA BEKASI – PT. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menginstruksikan pengentian sementara bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU 34.171.46, Jalan Ir H. Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Langkah ini dilakukan menyusul adanya laporan keluhan konsumen pasca pengisian Pertalite di SPBU tersebut, Sabtu (28/2).

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria menjelaskan bahwa Pertamina telah meminta pihak SPBU untuk membuka Posko Pengaduan Konsumen, guna memastikan seluruh kendaraan terdampak mendapatkan penanganan dan perbaikan secara menyeluruh.

Berita Lainnya  Rocky Gerung Bela Ketua BEM UGM : Ada Pihak Lain yang 'Ngomporin'

“Kami segera menginstruksikan penghentian sementara penyaluran Pertalite di SPBU 34.171.46 setelah menerima laporan dari konsumen. Fokus utama kami adalah memastikan penanganan kendaraan terdampak berjalan tuntas dengan meminta pihak SPBU untuk membuka Posko Pengaduan,” ujar Satria.

Hingga Minggu (1/3), pihak SPBU menginformasikan bahwa sebanyak 21 kendaraan roda dua dan 4 kendaraan roda empat yang terdampak telah dilakukan penanganan.

“Seluruh biaya perbaikan kendaraan menjadi tanggung jawab pihak SPBU. Sebagian kendaraan telah selesai diperbaiki dan dapat kembali digunakan, sementara proses perbaikan lainnya masih terus berlangsung hingga tuntas,” jelas Satria.

Berita Lainnya  Polres Subang Bangunkan Rulahu untuk Warga Kurang Mampu

Saat ini, penyebab masih dalam proses investigasi dan verifikasi di lapangan. Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa produk Pertalite di SPBU lain di wilayah sekitar dalam kondisi aman dan tidak terdapat keluhan serupa.

Pertamina berkomitmen untuk menjaga kualitas BBM yang disalurkan kepada masyarakat serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Monitoring intensif dan inspeksi berkala terus dilakukan terhadap infrastruktur SPBU di wilayah Jawa Bagian Barat sebagai bagian dari upaya peningkatan pengawasan kualitas produk. (oke)

Berita Lainnya  Percepat Pembangunan Flyover Bulak Kapal, Sejumlah Bangunan Mulai Dibongkar

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tipu-tipu Investasi Bodong hingga Miliaran, Pengusaha Konveksi Dilaporkan ke Polda Jabar

BANDUNG - Diduga melakukan penipuan dengan modus investasi modal usaha konveksi keluarga, beberapa orang dalam suatu kelompok usaha di Kabupaten Karawang dilaporkan ke Polda...

Polda Metro Jaya Ikut Selidiki, Rieke Ajukan Perlindungan Keluarga Korban ke LPSK

KOTA BEKASI - Polda Metro Jaya ikut menyelidiki kasus Ermanto Usman (65) yang tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di perumahan Prima Lingkar...

Babak Baru Dugaan Korupsi Baznas Jabar, Pelapor Dicecar 30 Pertanyaan

BANDUNG - Kasus dugaan tindak pidana korupsi di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat (Baznas Jabar) kembali bergulir. Mantan pegawai Baznas Jabar, Tri Yanto, selaku pelapor,...

Lebih Berat, Vonis Terdakwa Korupsi Petrogas Karawang Bertambah Jadi 4 Tahun

KARAWANG - Setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Karawang melakukan upaya banding pada Senin (22/12/2025) lalu, Pengadilan Tinggi Bandung menambah vonis terdakwa kasus...

Kali Pertama, Karut-marut Program MBG Dilaporkan ke Bareskrim

KARAWANG - Mungkin ini kali pertama, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dilaporkan ke Bareskrim Polri, atas tuduhan karut-marut pengelolaan program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan