KARAWANG – Menjaga kondusifitas organisasi menjadi komitmen Arif Dianto, sebagai salah satu kandidat Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Karawang di kesempatan Mukab ke-VIII pada 15 April 2026 mendatang.
Oleh karenanya, Arif mengajak kepada seluruh anggota KADIN untuk menjunjung tinggi kondusifitas dan etika organisasi. Karena ditegaskannya, kompetisi ini adalah bagian dari dinamika organisasi, tetapi persatuan dan profesionalitas harus tetap menjadi pondasi.
“Proses yang berjalan saat ini harus disikapi dengan kedewasaan dan semangat kebersamaan. Kontestasi bukanlah ajang untuk saling menjatuhkan, melainkan momentum untuk menghadirkan gagasan terbaik bagi kemajuan dunia usaha di Karawang,” tutur Arif Dianto, usai mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua KADIN Karawang, Selasa (7/4/2026).
Ketua Umum Nasional Human Resource Institute (NHRI) ini menegaskan, jika Mukab KADIN merupakan momentum untuk memperkuat sinergitas antara dunia usaha dengan pemerintah.
Hal ini tentu sesuai dengan visi KADIN Indonesia untuk menjadi platform utama dunia usaha yang inklusif dalam menciptakan ekosistem untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dengan organisasi yang kuat.
Oleh karenanya kata Arif, Mukab KADIN bukan sekadar momentum pemilihan ketua, tetapi juga titik awal untuk menentukan arah organisasi ke depan.
”Saya berharap seluruh proses berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi KADIN Karawang,” tandasnya.***










