Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Pasca OTT KPK, Wali Kota Tri dan Wabup Bekask Angkat Bicara

BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto buka suara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tri berharap hal serupa tidak terjadi di ruang lingkup Kota Bekasi.

“Insya Allah kamai terus berupaya ya jangan sampai kemudian hal ini terjadi,” kata Tri, Jumat (19/12/2025).

Tri menjelaskan upaya untuk mengatasi hal serupa ialah dengan mengingatkan kepada jajaran untuk bekerja tertib dengan aturan.

“Diperlukan tertib secara administrasi, tertib secara ekonomi, tertib secara pembukuan, dan kemudian tertib secara physically sehingga dimungkinkan untuk kemudian kami tidak terjadi hal-hal yang mensreanya terjadi korupsi,” jelasnya.

Berita Lainnya  Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

Selain itu, Tri menuturkan pihaknya juga terus melakukan kolaborasi yang baik dengan pihak relevan untuk landasan evaluasi bekerja.

“​Demikian juga upaya terus kami lakukan pendampingan, baik dengan kejaksaan, dengan kepolisian untuk kemudian meng-upgrade, untuk kemudian melakukan evaluasi, untuk kemudian mengingatkan,” tuturnya.

Pemerintahan Kabupaten Bekasi Berjalan Normal

Wakil Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja memastikan pemerintahan berjalan normal pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Asep mengungkapkan belum mau banyak berkomentar terkait OTT KPK tersebut.

“Jadi karena beritanya baru rilis jadi saya belum bilang apa-apa. Mudah-mudahan baik-baik saja, jadi karena bertanya belum ada, masih simpang siur,” kata Asep usai Apel Bela Negara di Plaza Pemkab Bekasi pada Jumat (19/12/2025).

Berita Lainnya  KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : "Ekspresi Tidak Bisa Berbohong"

Asep memastikan pemerintahan berjalan normal dan lancar.

“Yang pasti hari ini Bekasi tetap seperti biasa pemerintahan berjalan dengan lancar,” katanya.

Aktivitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terpantau normal pasca penyegelan sejumlah ruangan bupati bekasi pada Jumat (19/12/2025).

Pantauan Tribun Bekasi (Warta Kota Network) pada Jumat (19/12/2025), sejumlah ASN terpantau masih beraktivitas berlalu-lalang ke perkantoran Pemkab Bekasi.

Sejumlah petugas keamanan juga berjaga di pintu masuk lobi kantor bupati.

Berita Lainnya  Prabowo Percaya Diri Disegani Pimpinan Dunia : "Mungkin Mereka Takut Sama Saya"

Selain itu juga ada petugas keamanan di depan ruangan bupati dan juga petugas Satpol PP.

Pagi tadi juga sempat dilaksanakan Apel  Bela Negara di Plaza Pemkab Bekasi. Apel itu dipimpin Wakil Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja.

Sejumlah kantor dinas juga terlihat masih beraktivitas normal.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Wali Kota Bekasi Tegaskan Pencegahan Korupsi Pasca OTT Ade Kuswara Kunang, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/877404/wali-kota-bekasi-tegaskan-pencegahan-korupsi-pasca-ott-ade-kuswara-kunang?page=2.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan