Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Longsor di Arjasari – Bandung, 3 Warga Tertimbun Masih dalam Pencarian

BANDUNG – Upaya pencarian tiga korban tertimbun longsor di Kampung Condong, Desa Margaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, belum membuahkan hasil.

Tiga orang warga, yakni Aisyah (70), Citra (20), dan Alfa (15), belum ditemukan hingga Minggu (7/12/2025).

Salah satu relawan dari tim pencarian, Ripan (35), mengungkapkan, pencarian korban terkendala karena cuaca yang sempat hujan dan masih adanya potensi pergerakan tanah.

Selain itu, area longsor merupakan perkebunan dan sawah dengan kontur miring kaki gunung.

“Alat berat sudah ada, tapi tadi belum memungkinkan menggunakannya. Secara manual juga agak susah karena tanahnya masih bergerak,” kata Ripan saat dijumpai titik longsor, Minggu (7/12/2025).

Saat ini, pencarian dibagi menjadi dua titik, yaitu di area tempat tinggal Aisyah dan Citra. Titik kedua, di dekat sungai kecil, tempat terakhir kali keberadaan Alfa diketahui.

Berita Lainnya  Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Tim SAR gabungan, menurut Ripan, sudah sempat menyisir dua titik tersebut namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan ketiga korban.

“Masih Wallahu Alam, di mana dan gimananya mereka,” ujar Ripan.

Dia menjelaskan, insiden longsor terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Aisyah yang sedang bersama Citra di rumahnya sempat keluar saat mendengar gemuruh pergerakan tanah, namun keduanya tidak selamat.

“Kalau Alfa katanya lagi main sama Ramdan di sini deket sungai. Ada saung juga di situ. Ramdan ditemukan warga, tapi Alfa belum,” kata Ripan.

Menurut dia, Ramdan mengalami patah kaki dan sempat dirawat di RS Nambo. Tetapi, kini telah dipindahkan ke RS Welas Asih.

Berita Lainnya  SEPETAK Tuntut Nusron Wahid Dicopot, Desak Sahkan RUU Reforma Agraria

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat, Bambang Imanudin mengatakan bahwa alat berat sudah dapat masuk ke lokasi, tetapi pergerakannya terbatas.

“Saat ini alat berat sudah bisa masuk, tapi kami juga melakukan pencarian secara manual dibantu alkon. Akses sangat sulit, sehingga upaya manual tetap dominan,” ujar Bambang.

Dia menuturkan, pencarian sewaktu-waktu dihentikan sementara apabila cuaca gelap atau hujan deras turun.

“Jika cuaca tidak memungkinkan, tim akan kami tarik sementara. Begitu cuaca membaik, pencarian dilanjutkan,” katanya.

Bambang menjelaskan, longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Cibodas pada Jumat sore.

Berita Lainnya  Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

Hujan itu kemudian memicu retakan awal pada mahkota tebing sebelum akhirnya ambruk dan menimbun rumah warga.

“Retakan seperti ini seharusnya bisa diantisipasi lebih awal, termasuk percepatan pengalihan warga dari zona rawan,” ujarnya.

Sebanyak lima rumah rusak berat dan tertimbun material longsor. Selain itu, sekitar 110 rumah lain berada di zona berpotensi terdampak dan direkomendasikan untuk dikosongkan sementara.

Kemudian, tiga warga masih dicari, yakni Alfa (15), Citra (20), dan Aisyah (75).

“Mereka masih dalam satu keluarga,” kata Bambang.***

Sumber: https://bandung.kompas.com/read/2025/12/07/140805178/pencarian-3-korban-longsor-arjasari-bandung-terkendala-cuaca-dan-tanah-yang?page=2.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan