Rabu, Oktober 7, 2026
Google search engine

19.800 Pekerja Informal Purwakarta Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

PURWAKARTA – Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Sebanyak 19.800 pekerja informal di wilayah ini kini resmi dilindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan. Inisiatif ini merupakan bagian dari program “1 Desa 100 Perlindungan” yang bertujuan memberikan jaminan sosial komprehensif.

Langkah strategis ini mencakup berbagai sektor pekerjaan informal, mulai dari petani hingga pedagang dan buruh bangunan. Perlindungan ini diharapkan dapat mengurangi beban risiko yang dihadapi pekerja informal saat terjadi kecelakaan kerja atau risiko lainnya. Program ini juga menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap kelompok pekerja yang seringkali rentan.

Peluncuran program ini telah dilaksanakan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat (21/11) lalu. Acara tersebut menandai dimulainya distribusi kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para penerima manfaat. Bupati Purwakarta menekankan pentingnya pemahaman pekerja terhadap manfaat perlindungan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Program “1 Desa 100 Perlindungan” BPJS Ketenagakerjaan

Program “1 Desa 100 Perlindungan” merupakan inisiatif yang dirancang untuk memperluas cakupan jaminan sosial bagi pekerja informal di tingkat desa. Melalui program ini, Kabupaten Purwakarta mendapatkan alokasi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 19.800 pekerja informal. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap pekerja memiliki akses terhadap jaminan sosial yang layak.

Berita Lainnya  Modal Sudah Habis Miliaran, Mitra SPPG Minta BGN Segera Cabut Moratorium

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menegaskan pentingnya program ini. “Dengan menjadi peserta, pekerja akan mendapatkan jaminan perlindungan tanpa batas jika terjadi kecelakaan kerja,” kata Bupati Saepul Bahri Binzein sebagaimana disampaikan Diskominfo Kabupaten Purwakarta. Pernyataan ini menggarisbawahi manfaat krusial yang akan diterima oleh para pekerja.

BPJS Ketenagakerjaan, dengan dukungan penuh dari Apdesi (Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia), secara aktif mendistribusikan 19.800 kartu BPJS Ketenagakerjaan. Kartu ini diberikan kepada pekerja dari berbagai sektor, termasuk petani, pedagang, buruh bangunan, dan buruh tani. Distribusi ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh penerima.

Peningkatan Cakupan dan Komitmen Perlindungan

Kehadiran program “1 Desa 100 Perlindungan” telah memberikan dampak positif terhadap cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Purwakarta. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta, Wira Sirait, mengungkapkan bahwa cakupan kepesertaan telah meningkat signifikan. “Cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Purwakarta telah meningkat dari 65 persen menjadi 70 persen setelah adanya program ini,” jelas Wira Sirait.

Berita Lainnya  KAHMI Karawang Gelar Syukuran Sederhana : "Yakin Usaha Sampai, Karawang Maju"

Peningkatan ini menunjukkan respons positif dari masyarakat dan efektivitas program dalam menjangkau lebih banyak pekerja. Selain itu, Wira Sirait juga menyampaikan komitmen besar dari pemerintah provinsi. Gubernur Jawa Barat berkomitmen untuk melindungi 590.000 pekerja di Jawa Barat pada tahun ini, dengan target ambisius mencapai 2 juta pekerja pada tahun depan.

Komitmen ini mencerminkan visi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem kerja yang lebih aman dan terjamin di seluruh Jawa Barat. Program “1 Desa 100 Perlindungan” diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi. Inisiatif ini bertujuan memberikan perlindungan komprehensif bagi seluruh pekerja, baik di Purwakarta maupun di wilayah Jawa Barat secara keseluruhan.

Peluncuran Program dan Dukungan Komunitas

Berita Lainnya  PP GPII Mengecam Keras Dugaan Kekerasan Fisik Terhadap Kader HMI, Minta Penyidik Polisi Bekerja Profesional

Acara peluncuran “1 Desa 100 Perlindungan” berlangsung meriah di Desa Tanjungsari, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal. Namun, juga dilengkapi dengan layanan tambahan yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, diselenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 300 warga Desa Tanjungsari. Layanan ini menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat secara umum. Selain itu, PT Taekwang Subang turut berpartisipasi dengan memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 300 pekerja di desa yang sama.

Simbolisasi program perlindungan ini diresmikan melalui penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan ini merupakan bagian integral dari inisiatif yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Langkah-langkah nyata ini membuktikan komitmen Purwakarta dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan para pekerja secara berkelanjutan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Justin Hubner Balasan Cibiran Rival Negara Tetangga : “We Are The Real King”

Selain merayakan kemenangan atas Timnas Thailand di lapangan, bek tengah (center-beck) Timnas Indonesia, Justin Hubner yang dikenal berani dan gemar melakukan psywar juga memanfaatkan...

Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Santriwati

Polresta Lombok Tengah, menetapkan mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin...

35 Tahun Puasa Trofi, Timnas Indonesia Akhirnya Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SETELAH mengalami puasa trofi selama 35 tahun sejak medali emas SEA Games 1991, Timnas Indonesia akhirnya memecahkan dahaga di gelar juara FIFA ASEAN Cup...

Satu Keluarga di Tulang Bawang – Lampung Tewas Dibunuh, Polisi Buru Pelaku

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang,...

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, resmi diberhentikan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan